Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Puisi 18 November 2017   16:53 WIB
PENCERITA

Kita mencumbu imaji, tapi tak mampu berkhianat pada realita.

Kita menambal omong kosong tentang sakit hati, menjadi dongeng-dongeng indah dunia peri.

Kadang kita terlalu asyik meminum kesedihan, sampai kita berpikir, apakah hidup semenyedihkan ini?

Kita begitu memonopoli hujan, seolah rintiknya hanya menyapa kita sendiri.

Apa lagi yang kita lakukan selain sebuah repetisi?

Mengisi halaman kosong, lalu berhenti.

Mencari halaman kosong baru, mengisi, untuk kemudian berhenti lagi.

Kata-kata adalah akar yang terus tumbuh dan mekar dalam isi kepala kita yang rumit, sementara kadang, tangan kita tak cukup mampu untuk memotongnya, menjadi sebuah tanaman yang indah.

Mereka bertatutan, berkelindan, meskipun saling beradu.

Sementara kaki-kaki kita terus memaksa bergerak maju, meninggalkan kerumitan yang tak kunjung terselesaikan.

 

Karena itu, kita tidak pernah benar-benar sampai.

Karya : Hani Taqiyya