Bunga Tetes Salju yang Membeku

pixiearmour
Karya pixiearmour  Kategori Kesusastraan
dipublikasikan 19 Agustus 2016
Bunga Tetes Salju yang Membeku

Suatu pagi di bawah langit musim dingin bulan Desember, aku melihat bunga tetes salju yang membeku. Terasa asing di antara tumpukan salju tebal di sekitarnya. Mencoba bertahan hidup di tengah-tengah angin musim dingin yang menusuk. Bunga tetes salju yang mengingatkan ku tentang sosok mu, pria yang pernah ku kenal pada suatu masa.

Bunga tetes salju yang putih seperti warna kulitmu ketika kita berjalan bersama di lapangan sekolah. Ketika itu matahari terik, kita mengenakan putih dan abu-abu, berjalan bersama tanpa khawatir jika kebersamaan ini bisa saja berakhir.

Bunga tetes salju yang tidak pernah menengadah dan tidak mau menatap langit. Tapi, kau sangat suka langit, bukan? Mengagumi luar angkasa dan cahaya bulan di langit malam. Ku ingat kau menyimpan gambar-gambar satelit dan cahaya malam. Tapi kenapa? Bahkan sampai dihari terakhir pertemuan kita kau tidak pernah mengatakan.

Bunga tetes salju yang misterius karena tak banyak yang tahu apa yang ada di balik kelopaknya yang indah itu. Sama seperti mu, tak banyak yang tahu seperti apa kehidupan mu di luar gedung sekolah ini. Bahkan mungkin sebenarnya aku tidak pernah benar-benar mengetahui apapun tentang dirimu.

Bunga tetes salju yang tangguh, berhasil bertahan didalam udara dingin hanya dengan tangkai kurus dan kelopak putih pucat. Boleh kah aku katakan jika hal itu sama seperti mu?

Kau juga kurus dan putih, sosok mu mengingatkan ku pada tokoh fiksi Jack Frost yang ku tonton dua tahun lalu. Orang-orang menebar desas-desus tentang mu, mencurigai tubuh kurus dan pucat itu karena kau pernah mengidap penyakit tertentu. Tapi, siapa yang tahu. 

Namun, kau hanya berjalan tanpa peduli apa kata orang. Dan bahkan kau masih menebar kehangatan.

  • view 281