Kenapa harus tartil?

Pipit Hafshah
Karya Pipit Hafshah Kategori Motivasi
dipublikasikan 25 Agustus 2016
Kenapa harus tartil?

Salah satu adab dalam membaca Al-Qur’an adalah membacanya dengan tartil,

Dan bacalah Al-Qur’an dengan tartil (Q.S Muzammil [73] : 4)

Tartil itu maksudnya membaca dengan memenuhi hak-hak setiap hurufnya, shifatul dan fashohahnya, juga hukum tajwidnya. Bacaan tartil hanya bisa kita dapat dengan belajar poin-poin di atas di depan guru yang Ahli Qur’an, tidak hanya sekedar bisa atau lancar membaca.

Bacaan yang tartil akan lebih menimbulkan kesan di hati, nyaman didengar, juga memenuhi adab dalam membaca Al-Qur’an. Dan yang paling penting ilmu tajwid dan tartil berguna untuk menjaga bacaan kita agar tidak sampai mengubah arti. Salah panjang pendeknya misalnya atau pelafalan huruf yang juga masih salah. Ini yang paling fatal.

Maka kuncinya, sangat penting untuk memahami ilmunya. Mungkin di awal prosesnya akan terasa susah dan berat, apalagi jika sudah terlanjur biasa dengan salah yang diulang-ulang. Tapi it’s okay, selama proses itu membuat Allah ridha dan menjadikan kita semakin dekat ke Qur’an why not?
Seringkali kita malu belajar karena ngerasa salah terus, udah gede kok belajar a ba ta lagi atau ngerasa saya kan sudah lancar mengaji daripada teman-teman. 

Saat belajar mungkin kita akan ngerasa sedih karena salah kok terus-terusan, susah bet, itu wajar. Mungkin itu sebab karena sebelumnya lisan kita belum terbiasa untuk dekat dengan Al-Qur’an. Juga teruntuk yang sedang mempersiapkan semangati diri bahwa ini tentang tugas orang tua untuk mengajari anak-anak membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, ini adalah salah satu hak mereka yang kita harus berikan. Keep learning.

  • view 286