Seronok itu Tak Senonoh

Pintari Bisa
Karya Pintari Bisa Kategori Inspiratif
dipublikasikan 07 Agustus 2016
Seronok itu Tak Senonoh

Dua pekan lalu,sedang chit-chat tentang rencana nobar film di daerah Depok dengan bunda Alieva, kakak Putri Arifianti. seperti biasa, karena kegiatan voluntary maka saya tertarik, apalagi nonton pilem. hehe. Nah, kakak ini bertanya kesediaan saya, jadi saya menjelaskan pandangan pribadi tentang voluntir, kemudian beliau merespon dengan,

"seronoknyaaa" (ditambah icon jempol)

Lalu tiba-tiba pikiran hang, hahaha. Chat yang saya kirim terakhir dengan kalimat seronok ini.... saya gak bisa lihat hubungannya. Yang ada malah muncul protes

kok malah dibilang seronok sih?

aku salah nulis ya?

seronok tapi kok dikasih jempol?

karena udah belajar stimulus, respon, dan jeda, jadi bisa tetep kalem. hahaha. Jadi gak langsung bombardir pertanyaan di atas.
Nah baru kali ini sempat cari tau tentang kata seronok.

Ternyata eh ternyata....

Ketidaksesuaian respon saya dengan kata seronok ini saya runut ke belakang.

Ingat-ingat lagi kapan pertama kali saya dengar kata seronok.

Ternyata saya acapkali dengar kata seronok ini awalnya dari telivisi,
dengan konteks berita keartisan atawa berita kriminal begitu, hehehe.

Dan mungkin karena terulang beberapa kali jadi terprogram dipikiran saya.

Telusur-telusur ingatan lagi, tiba-tiba teringat kata "tak senonoh".
Sepertinya mereka mirip.

Telusur lagi, bener aja, saya juga menemukan ini dari berita media keartisan juga.

Bahkansetelah cek lagi, efeknya juga bikin saya jadi menghindari penggunaan kata seronok dan tak senonoh ini. Konotasinya negatif.

Petikan obrolan kami kemarin jadi AHA momen saya untuk mecari tau lebih banyak. Apalagi kak Anti termasuk salah satu idola saya di facebook, hehe. Jadi pasti ada sesuatu yang menarik.

Jadilah sayaaaa googling dengan kata kunci "arti seronok"

http://kbbi.web.id/seronok

seronok/se·ro·nok/ a menyenangkan hati; sedap dilihat (didengar dan sebagainya):

bagaimana dengan senonoh?

http://kbbi.web.id/senonoh

senonoh/se·no·noh/ a, tidak -- , kurang -- tidak patut atau tidak sopan (tentang perkataan, perbuatan, dan sebagainya); tidak menentu atau tidak manis dipandang (pakaian dan sebagainya): kelakuan yang tidak --; pakaiantidak --;

Nah, buka kamus kaaan :D hehe
Jadi harusnya pada hal-hal yang tidak baik, kita cukup katakan
"senonoh".

ada artikel menarik tentang kesalahan kata seronok dan senonoh di sinihttp://www.kompasiana.com/…/terjebak-kata-seronok_5510d4388…

*******

semoga makin membuka wawasan kita yaa. Mari lebih dekat dengan buku-buku bacaan kita :)

Dan ternyata ini bahasa melayu juga lho, bahasanya Upin dan Ipin.
Kalo kak Ros lihat bunga ini, pasti dia akan bilang,

seronooookkkk sekaliiii bunga ini <3

  • view 250