Bantu Korban Gempa Pidie Jaya, Penyair di Padangpanjang Luncurkan Antologi Puisi

Pilo Poly
Karya Pilo Poly Kategori Budaya
dipublikasikan 10 Mei 2017
Bantu Korban Gempa Pidie Jaya, Penyair di Padangpanjang Luncurkan Antologi Puisi

KPJ, PADANG PANJANG — Komunitas Seni Kuflet Padang Panjang, Sumatera Barat luncurkan antologi puisi penyair Nusantara Aceh 5:03 6,4 SR di ruang Audio Visual Perpustakaan Daerah Kota, Ahad kemarin.

Buku tersebut dibedah oleh Dr. Sahrul N dan Dr. Sulaiman Juned, keduanya merupakan Dosen Teater ISI Padang Panjang. Peluncuran ditandai penyerahan buku kepada tiga penyair, Wacana Minda (Malaysia) Taufik Sudjana (Bogor) dan Ansar Salihin (Aceh). Dimeriahkan juga oleh guru, siswa, mahasiswa dan komunitas penggiat literasi.

Saniman Andikafri ketua pelaksana menyebutkan, peristiwa bencana alam 7 Desember 2016 yang lalu di Pidie Jaya, Aceh menjadi perhatian bagi semua kalangan. Komunitas Seni Kuflet bekerja sama dengan Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia mengumpulkan karya penyair Nusantara menerbitkan buku antologi puisi untuk didonasikan kepada korban gempa Pidie Jaya.

“Melalui peluncuran dan bedah buku ini, secara resmi buku antologi puisi Aceh 5:03 6,4 SR sudah dapat diedarkan kepada masyarakat. Bagi yang berminat dapat membelinya di Komunitas Seni Kuflet Padangpanjang. Seluruh hasil penjualannya akan didonasikan kepada korban gempa di Pidie Jaya,” jelas Saniman.

Sementara itu, penasehat Komunitas Seni Kuflet, Sulaiman Juned yang juga sebagai kurator buku tersebut mengatakan, penyair selalu saja berekspresi dalam menyuarakan sedih, senang, bahagia, rindu termasuk duka.

“Puisi Aceh 5:03 6,4 SR merupakan bentuk kepedulian penyair terhadap kedukaan yang terjadi akibat bencana. Mereka menyumbang pikiran, karya dan material untuk membantu korban gempa,” ujar dia.

“Ini juga bukti bahwasannya penyair memiliki kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan sekitarnya,” tambahnya. (and/pp)

  • view 41