Terima kasih sunyi.

ahmad taufik
Karya ahmad taufik Kategori Renungan
dipublikasikan 22 September 2016
Terima kasih sunyi.

Penciptaan makhluk bukan hanya yang hidup. Tuhan menciptakan pula makhluk yang lainnya seperti : tanah, air, udara dan waktu. Dan kelak semua akan menjadi saksi terhadap dirimu.

Wahai waktu, begitu berharga dirimu karena manusia telah banyak merugi karena menyiakan dirimu, termasuk aku. Jika saja aku lebih awal memahamimu, memahami cara kerjamu tentu aku akan tetap menyiakanmu karena begitu banyak hal kotor padaku yang sengaja kubawa dalam aliran darahku, menuju hati hingga hati menjadi kotor karena ulahku sendiri. 

Dan turunan dari waktu adalah sunyi, aku ingin berterima kasih kepadamu wahai sunyi, dengan sunyi aku bisa mendengar begitu kerasnya degup jantung, begitu lantangnya suara hati, dan aku bisa mengeluarkan hasrat untuk menyesal atas kebodohanku. Dengan sunyi aku bisa kembali ke masa dahulu, bisa menyapa dosa yang sudah membatu, bisa bermain dengan masa yang jauh di depanku dan bisa berdamai dengan sikap tamakku.

Terima kasih wahai sunyi, aku percaya engkau akan menjadi saksi tentang semua yang kuungkapkan padamu, tentang pengharapanku pada Tuhan, tentang iman yang kupertahankan, tentang pembicaraanku bersama Tuhanku dan tentang menderitanya diriku. 

Tuhan jangan biarkan aku jauh dari sunyi agar tetap ada harapan aku selamat di bumi dan tempat lain yang belum aku ketahui. Dan pada akhirnya sunyi akan menghantarkan aku, kamu, kita dan mereka kembali kapada Tuhan. Terima kasih sunyi karena telah ada bersamaku, mengisi ruang - ruang kosong pada diriku. Suatu saat kau akan ku ajak berteman dengan keramaian bersahutan untuk menciptakan keseimbangan. Aku meminta maaf kepadamu karena telah berpura ramai, ramai kesenangan yang menutup jalan dirimu hadir dan berbisik "kembalilah!". Semoga Tuhan mengampuniku, merahmatiku dan menutup aibku dengan jalan sunyi.

  • view 171