Aku laki - laki seperti ayahmu.

ahmad taufik
Karya ahmad taufik Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 15 September 2016
Aku laki - laki seperti ayahmu.

Aku laki - laki seperti ayahmu, aku manusia biasa bernafas, melihat dan mendengar. Aku melakukan kegiatan hidup melewati siang dan malam terus berulang sampai batas yang ditentukan. Aku sendiri yang memilih menjadi manusia dan dianugerahi kebebasan untuk memilih antara baik dan buruk. Tuhanku telah memberi pedoman untuk memilih yaitu akal, Al Qur'an dan hadist. Aku bertumbuh dikeluarga yang mengajarkanku dengan diam, mengajarkanku menjadi biasa, mengajarkanku tentang pentingnya belajar dan mengajarkanku kepedihan yang semuanya bermuara pada kata berserah diri hanya kepada Allah. 

Aku lahir pada zaman orde baru, kala itu kabar tentang HAM belum terdengar dan kabar demokrasi belum terngiang. Aku pun menyaksikan terjadinya reformasi dan setelahnya bangsa ini mengimpor HAM dan demokrasi sebagai anak tangga menuju kemakmuran. Dan setelahnya kemajuan teknologi menjadi sesuatu yang diagungkan dalam peradaban. Dan setelahnya generasi muda dan setengah tua menjadi pelupa karena dicuci otaknya.

Dengan kondisi sekarang generasi transisi sepertiku seperti melewati proses "quenching", ketika kecil melewati masa bermain disawah, kali dan kebun, merasakan janjian tanpa teknologi hand phone, bersekolah tanpa peduli baju putih itu sudah berwarna kuning dan jarang sekali mendengar berita yang berbau tentang kekerasan yang mengeraskan membuat hati kita menjadi lembut dan tiba - tiba ketika dewasa dihadapkan dengan banyaknya kondisi keras dan mengeraskan. Proses "quenching" ini membuat kepingan hati menjadi partikel martensit, keras namun rapuh dan aku memohon penguatan kepada Mu karena aku meyakini keadaan masa depan nanti tidak akan lebih baik bahkan menjadi lebih buruk. Kuatkan imanku dan yakinku akan nilai - nilai manusia saat melewati masa kecil itu yang tersimpan jelas dalam memori panjangku. Aku berusaha melembutkan hati walau partikel hati telah mengeras aku tak akan menambah mengeraskan hati.

Kini aku berada pada kondisi usiaku tidak lebih tua dari pemikiranku, aku meyakini ini adalah rahmat yang disampaikan kepadaku. Muara seorang manusia hanyalah menjadi hamba sekaligus khalifah, tugas hamba adalah mengabdi dan tugas khalifah adalah bermanfaat maka, hidup adalah pengabdian dan kebermanfaatan. Bersabarlah wahai diriku, hidup tak akan pernah bisa dikalkulasi berjalan sajalah, dunia ini bukan tujuanmu, janganlah menukar tujuan akhirmu dengan semua kesenanganmu, pasti Allah akan menolongmu.

 

 

  • Proses quenching adalah proses pendinginan cepat yang dilakukan pada logam yang telah dipanaskan diatas temperatur kritisnya dan menghasilkan fasa yang disebut martensit yang sangat kuat dan getas.

  • view 292