Tak ada yang tersisa dariku

ahmad taufik
Karya ahmad taufik Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 09 September 2016
Tak ada yang tersisa dariku

Sebagian dari temanku sudah berbicara tentang indahnya berumah tangga bahkan ada yang sudah melewatinya. Namun aku sendiri masih sibuk berbicara pada diriku sendiri tentang keimananku, sesuatu yang sangat berat ketika aku ajukan pembicaraan ini kepada seorang wanita yang berusaha mengenalku dan mulai terasa buntu baginya untuk berbicara lagi denganku. 

Tak apalah jika siapapun yang mendekatiku dia akan cepat menutup diri sebelum aku membuka semua yang ada difikiranku. Jika saja aku berani mengabaikan kebenaran yang telah sampai kepadaku maka, akupun tak perlu berfikir sekeras ini, namun hati ini terlalu kuat untuk mengikuti kebenaran hakiki yang tersurat dan tersirat di semesta alam ini.

Aku hanya seorang lelaki yang berjalan sendiri, ketika demam kutempelkan kain yg telah diberi air dingin sendiri, yang menyeka kepedihan sendiri, dan mengusahakan segalanya sendiri, bahkan diriku sendiri tak punya ruang sisa untuk berbicara tentang keinginan kuat berumah tangga. Tak ada yang tersisa lagi dariku selain menjalani keseharian dengan apa yang ada. Aku hanya bersabar setulus hati untuk tiba pada hari bahagiaku ketika aku berbicara tentang keimanan berdua bersama istriku.

Jika saja manusia hanya mempertimbangkan tentang kesungguhan maka, kesungguhanku sudah tumbuh besar dan menggunung tetapi kebutuhan sosial dan ekonomi pun menjadi pertimbangannya dan aku harus bersabar untuk bisa meminangmu. 

Aku mempercayakan semua kepadaMu Allah, hanya kepadaMu tempat kembali segala urusanku. Aku masih menantimu istriku, yang akan bersama bersyukur dan membicarakan keimanan bersamaku.