14 Cara Agar Ramadhanmu Mulia : Meraih Lailatul Qadr

Persembahan Terbaik
Karya Persembahan Terbaik Kategori Motivasi
dipublikasikan 27 Juni 2016
14 Cara Agar Ramadhanmu Mulia : Meraih Lailatul Qadr

Sahabat Terbaik, kita telah memasuki 10 hari terakhir Ramadhan.

Beberapa hari yang lalu, kami mendapatkan pesan viral dari Syaikh Tawfique Chowdhury, CEO Merci Mission, yang diterjemahkan Ustadz Hilman Rosyad Lc.

Berikut kami sarikan setiap pesan tersebut dengan ilustrasi. Semoga bisa menjadi amal jariyah bagi kami jika Sahabat bisa mengambil hikmahnya.

Silakan bagikan kepada sahabat yang disayangi agar Ramadhan kali ini, kita bisa sama-sama mencapai kemuliaan.

Allahumma ballighna lailatal qadr. Aammiin

 

  1. Niat Bersih & Tulus untuk Memperbaiki Ibadah

Jika sampai hari ini ibadah di bulan Ramadhan masih belum terasa maksimal, MASIH ada waktu! 

segera pasang niat kita untuk memperbaiki.  Semudah-mudahnya cara memurnikan niat kita adalah dengan mengucapkan, "bismillah".

 

  1. Pahami Makna Lailatul Qadr dengan Penuh Kesungguhan

Bacalah tafsir surat Al-Qadr, dan pahami apa yang sesungguhnya terjadi pada Lailatul Qadr. Kau akan merasakan keagungan dan kekuatannya insya Allah.

3. 10 Malam Terakhir Ramadhan, Seluruhnya adalah Targetmu

Jangan menunggu hingga malam ke 27 untuk mengerahkan segalanya. Seluruh malam dari 10 malam terakhir seharusnya jadi targetmu. Bangunlah setiap malamnya. Jangan sampai Lailatul Qadr terlewati begitu saja.

  1. Terjagalah Pada Malam Hari untuk Beribadah

Sabda Rasulullah ;
 “Barangsiapa yang berjaga (tidak tidur) dan berdoa pada malam lailatul qadr dengan iman dan pengharapan akan ganjarannya, dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.”

  1. Hafalkan doa Lailatul Qadr

Ya Allah, Engkau maha pengampun dan menyukai pengampunan, maka ampunilah aku

  1.  Siapkan Daftar Doa Terbaik yang Diharapkan

Ingat, ini adalah waktu yang sangat istimewa bagi seorang hamba.

Malam Qadar! Malam ditetapkannya takdir!

 Pilihlah doa doa terbaik untuk agamamu, dunia akhiratmu dan keluargamu.

Jangan lupakan saudara-saudaramu Muslimin yang tengah kesusahan di berbagai belahan dunia.

  1. Jaga Kesegaran Tubuh

Jika memungkinkan, tidur siang sejenak. Jangan terlalu kenyang saat berbuka. Setelah tarawih segera tidur. Lalu bangun kembali untuk beribah di tengah malam

  1. Ajaklah Keluargamu Beribadah

Jangan lupakan keluargamu! Rasulullah membangunkan para istrinya pada malam mulia ini. Anak-anak pun bisa diajak beribadah untuk beberapa saat, walau mungkin tidak selama orang dewasa. Siapkan, semangati dan motivasi mereka.

  1. Berpakaian yang Bagus dan Wangi

Cara kita berpakaian dan mempersiapkan diri berpengaruh secara psikologis. Pakailah pakaian yang bagus dan wewangian (khusus di rumah untuk wanita) ketika beribadah.

  1. Pilih Lokasi Kondusif untuk Beribadah

Pilihlah spot khusus yang kondusif untuk beribadah, apakah itu di masjid atau di rumah. Letakkan sajadah, mushaf dan air minum sehingga kita tidak perlu beranjak dari sana jika perlu minum.

  1. Fokus Beribadah, Tinggalkan Sosial Media

Matikan dulu HP, tablet dan komputer. Putuskan dulu hubungan dengan dunia, dan nikmati jalinan hubungan dengan al-‘Afuww!
Ini bukan malam untuk pasang status. Biarlah itu jadi  rahasia indah antara hamba dengan Rabb-nya.

12. Variasikan Ibadah

Jika mengantuk, maka variasikan bentuk ibadah antara shalat, bermunajat dan membaca Qur’an. Lakukan bergantian. Jangan habiskan malam untuk mendengarkan ceramah atau tilawah, atau kalau sangat ngantuk, dengarkan sebentar saja untuk mengusir kantuk.

  1. Bersabar dengan Kesungguhan Meraih untuk Meraih Lailatul Qadr

10 malam terakhir mungkin akan sangat melelahkan. Anda mungkin masih harus bekerja, sekolah atau altifitas lainnya. Ini adalah saat untuk bersabar dengan kelelahan itu. Ingatlah Allah telah menganugrahimu dengan kesempatan berharga (akan luasnya ampunan)yang mungkin saja tidak datang lagi. Bukankah kita akan berlari walau apapun yang terjadi jika kita tahu pasti bahwa ini adalah ramadhan terakhir kita dan surga hanya selangkah lagi?

  1. Kau sedang Berharap pada Raja Yang Maha Pemurah.

Ini yang paling penting : husnudzhon lah kepada Allah. Ketika bermunajat, ingatlah kau sedang meminta pada Raja Yang Maha Pemurah. Jika kau berharap yang terbaik, Dia akan memberimu yang terbaik. Jangan ragu-ragu, yakinlah dan tumpahkan seluruh isi hatimu di hadapan-NYA.

Salam
Persembahan Terbaik

"Persembahan itu berupa hikmah, jika menemukannya ambil dan bagilah. Sebab hikmah adalah harta berharga yang boleh diambil siapapun."