Tergoda dengan Variety Shownya Korea

Pepi Nuroniah
Karya Pepi Nuroniah Kategori Inspiratif
dipublikasikan 14 September 2016
Tergoda dengan Variety Shownya Korea

Apakah saya secinta itu dengan korea? Drama, music, actor, aktris dan sekarang variety shownya. Sebenarnya saya bukan seseorang yang addicted banget sama yang berbau korea. Cuman ya itu ko acara-acara mereka menarik. Bikin saya penasaran dan akhirnya betah nonton. Saya yang mulai  bosan dengan drama korea, sekarang malah terjatuh divarietynya. Saya sudah tahu dari dulu acara-acara variety show atau semisalnya tapi belum membuat saya jatuh hati. Rasanya biasa saja.

Nah, sampai teman kosan saya merekomendasikan “I can see your voice”. Awalnya apa sieh nieh? Biasa ada yang nyanyi-nyanyi gitu. Eh ternyata ko lucu dan bikin saya ngakak. Beneran terhibur banget. Emangnya acara apa itu? Jadi ini acara lipsing gitu. Nanti ada bintang tamu yakni penyayi dan ada juga  komentator yang memberi rekomendasi. Si bintang tamu memilih salah satu peserta lipsing yang dia anggap bisa bernyanyi untuk menjadi partnernya. Main tebak-tebakan, intinya, apakah yang lipsing bisa bernyanyi atau tidak.

Lucunya ketika ekspresi kaget para penonton, bintang tamu, pembawa acara dan komentator. Acara ini tidak ditayangkan secara live sudah diedit dan diberi caption lucu. Dibuat sedemikian rupa agar penoton merasa nyaman. Peserta disiapkan bahkan disisipi kejutan-kejutan yang tidak diduga. Saya terkagum-kagum kepada mereka segitu niatnya membuat variety show. Selain itu nampaknya peserta sudah dipilih secara ketat. Saya kadang terkelabui ketika ikut menebak. Dan kaget ternyata suara sang peserta amat bagus. Kadang menurut saya lebih bagus dibanding penyanyi aslinya.

Setelah kena syindrom “I can see your voice” mulai lah saya terjerumus dalam acara lainnya. Mulai dari We Got Married,  2 Days & 1 Night, dll yang saya temukan di youtube. Meskipun tidak seaddicted drama korea tapi tetap dunia variety nampaknya mulai mewarnai hari-hari saya. Nah, siapa yang ada dibalik itu semua tentu saja produser, sutradar, director, penulis skenario dan para staf menjadi gabungan indah dalam membuat karya. Pemilihan pemain yang okeh menjadi daya pikat yang tidak dapat ditolak.

Bukan hanya saya yang kena syindrom variety shownya loh, di Thailand ada juga I can see your voice dan Indonesia juga ga mau kalah buat versi Indonesianya. Apakah semenghanyutkan di korea? Saya belum sempat menonton tapi itu cukup membuktikan pengaruh hiburan korea memang tidak bisa dianggap biasa saja. Lantas kapan acara kita juga dibuat di negeri orang? Acara originalnya kita gitu? Baik dari drama ataupun variety yang Indonesia banget. Inget ini, saya jadi mau nangis ga bisa berbuat apa-apa, hanya bisa nonton acara orang.

Diakhir tulisan ini sieh kalau semisal lagi bosan dengan drama korea silahkan coba variety shownya? Tapi kalau bosan dengan sinetron Indonesia, berita sidang sianida dan variety shownya, saya harus lari ke mana? Ke dapur ngiris bawang sambil nangis, bertanya kapan saya akan menuliskan kekaguman saya pada acara TV nasional? Saya mau buat tapi bingung karena saya ini penonton. Ayolah anak muda yang sekiranya kreatif tunjukan sisi kreatifmu agar mendunia. Sayangnya mendunia harus membutuhkan dukungan. Tahu kan kalau dinegeri sana memang hiburannya menjadi pemasukan devisa yang lumayan besar? Mereka memang niat menjadikan itu sebagai unggulan negerinya. Lah, inget gini saya tambah nangis gagal move on mikirin banyak masalah. Tapi katanya  harapan itu selalu ada J

  • view 205