Menilai Guru atau Calon Mantu?

Menilai Guru atau Calon Mantu?

Pepi Nuroniah
Karya Pepi Nuroniah Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 30 Januari 2016
Menilai Guru atau Calon Mantu?

Mungkin sebagian teman-teman sudah tahu bahwasanya menjadi guru ada namanya PKG (penilain Kinerja Guru). Penilian ini dilakukan oleh pengawas. Sebagai guru kami sudah menyiapkan segalanya untuk dinilai. Hari H pun tiba. Pengawas didampingi kepala sekolah datang ke ruangan. Setelah ibu menjelaskan semuanya dan apa saja yang akan dinilai serta menyilahkan pak pengawas untuk mulai. Sayangnya bu kepala tidak ikut menemani menilai, beliau harus pergi disebabkan beberapa urusan.

Pertanyaan pun dimulai, sebelum saya duduk setelah mengantarkan bu kepala ke luar. Pak pengawas bertanya

?Ibu guru baru ya di sini??

?iya pak baru mau dua tahun?? jawab saya sopan dan diiyakan oleh rekan guru yang lain

?belum menikah ya bu,??

?belum pak? rekan guru menimpali. Saya yang ditanayi senyum-senyum saja. Nah, kalau sudah mulai nanya begini, perasaan saya was-was

?ah paling juga umur dua lima an ya??

?iya pak? jawab saya dengan senyuman

?kalau ibu mau sabar, dengan anak saya saja, dia sedang study nunggu tiga tahun lagi?. Saya mulai nyengir. Dalam hati saya ?lah ko begini?

?owh iya pak, Bu guru ini juga bla, bla, bla, bla? dua rekan saya semangat menimpali. Aduh mungkin muka saya sudah merah. Bingungung harus bersikap bagaimana.

?kenapa engga sama anak yang pertama saja pak?? kata ibu guru yang lebih muda

?jangan lah sama yang ke dua saja, sayang ini mah ibu guru. Kalau anak ke dua nurut apa kata orang tua? jawab pak pengawas

?heheh iya deh pak boleh, wah ini seperti sedang menilai? calon mantu ya pak ?? saya pun ikut menimpali sambil tersenyum. Dan semuanya tertawa. Setelah percakapan ini, penilain dimulai dengan santai.

?

Gambar : http://gambarlucumenarik.blogspot.co.id/2014/10/download-meme-dan-dp-bbm-menantu-idaman.html

  • view 185