Konjungsi Itu

Yasir Faizun
Karya Yasir Faizun Kategori Lainnya
dipublikasikan 28 November 2017
Konjungsi Itu

Jun tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi dan bagaimana isi hati Rah, tetapi dari posting-posting Tari ia bisa membuat asumsi-asumsi yang justru merusak kedamaian hatinya. Ya konjungsi itu, sebuah kata hubung yang sebenarnya punya beberapa makna.

 

Jun tidak menjadikan keputusan Rah, jika memang Rah tidak mengesakannya, atau tidak menempatkannya di posisi pertama sebagai masalah pokok, itu haknya. Hanya sikap Tari yang seolah-olah mendukungnya untuk segera meresmikan rasa ke Rah saat mereka mengobrol di aplikasi perpesanan pribadi, berbanding terbalik dengan apa yang dipublikasikan Tari di Sosial media miliknya, bagi Jun jelas-jelas Tari menampakkan dukungannya agar Rah dan Joe bersatu.

 

Bukan Jun.

 

Tentu, Jun merasa ditelikung.

Apa yang Tari publish sangat nyata dan jelas sekali berseberangan dengan ucap-ucap penyemangatnya di komunikasi pribadi mereka berdua.

 

Dan, akhirnya Jun berusaha menghibur diri. Memaknai postingan Tari dengan anggapan yang berbeda.

 

Jun sedikit tersadar, ia pun tidak -atau belum- mampu untuk menahkodai bahtera mereka dengan baik meski  tujuan kapal  jelas mengarah kemana jika ia sendiri masih seperti itu

 

Ia berdiri dan menyungging senyum.

 

Takdir belum terjadi bukan ?

 

Lebih dalam, ia pun bergumam meski sangat-sangat membohongi diri

 

"Ayolah, bukankah bunga tidak hanya di taman itu?."

  • view 71