Stop Mengeluh, meski Asalnya Rapuh!

nay nazahah
Karya nay nazahah Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 07 Agustus 2017
Stop Mengeluh, meski Asalnya Rapuh!

Jika kusadari, apa yang aku kerja saat ini sangat tak bermanfaat. Namun, begitulah! Suasana yang sepi menambah kemalasanku. Yah, hamper 95% penghuni Mahira Campus henkang tinggalkan kampus hijau ini. Aku yang malas pergi benar-benar merasakan bosan dari kemarin, namun sedikit telah terobati. Meski saat ini, saat aku menekan tuts pc ini, aku benar-benar dalam kondisi ngantuk berat.

Ingat firman Allah yang menjelas bahwa manusia memang dicipta dengan karakter berkeluh kesah. “Dan manusia diciptakan dengan berkeluh kesah”, yah, membuat kita sadar, ada intropeksi untuk tidak masuk keumuman ayat itu.

Aku yang dikendalikan mood memang sering merasa tersiksa. Meski kusadar, itu akibat ulah perasaanku sendiri. Tapi aku pun tahu bagaimana lagi aku harus bersikap. Yah, yang kutahu aku harus sentiasa berusaha mengembalikan mood-ku ketika ia turun. Meski susah, namun “Bismillah!”

Oh ya, sebenarnya keluh kesah macam apa, sih yang tidak baik lagi tercela? Nantikan kelanjutannya di literasi berikutnya. Salam hangat…

#NayNazahah

  • view 25