Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Catatan Harian 27 April 2018   15:44 WIB
Aksara Pohon

Melukiskan dia yang tak nyata membekukan keinginanku untuk terus berusaha mencairkan hatinya yang berasap kedinginan. Bukan hanya berduri dan beracun bahkan mematikan, ia yang hidup tapi tak hidupkan hidupnya. Kala itu...aksara bicara pada segumpal tanah, memupuk benih kasih didalamnya meradang pada batang tumbuh pucuk daun muda berkembang sampai rindang.

21 November 2015

H : “ini pakai wa”

C : “hehe baru download ka”

H : “Haha pantesan. Kakak jarang ada pulsa C, kemarin makanya gak dibalas. Punteun.”

C : “Hehe iya ka gpp. Punteun juga”

H : “Kok C yang punteun. Uts kah?”

C : “Bisi ganggu kakak. Iya ka, hari ini terakhir”

H : “Lebay maneh ganggu naon ge?Wih hari ini kiamat?”

C : “Terakhir uts maksudnya ka”

H : “Hahaha oh sugan. Semangat utsnya bos. Gitarnya jangan dianggurin hehe.”

C : “Siapp komandan”

22 November 2015

H : “Bocah tadi kakak lihat kamu di jembatan.”

23 November 2015

C : “Masa? Kok C gak lihat maaf”

H : “Hehe iya”

C : “Semalam habis pentas di kemuning gading ya?”

H : “Iya C kakak ga tau kenapa sekarang ngerasa kagok sama C. Ngerasa salah ngerasa ga enak.”

C : “Kenapa emang? Kok ngerasa kagok dan ga enak?”

H : “Bingung”

C : “Kenapa bingung? Ngomong aja ka? C buat salah ya?”

H : "Bukan C bukan C, kakak yang kayaknya buat salah”

C : “Salah apa ka?C ga ngerti”

H : “Eh bukan salah juga. Tapi gak tahu sih ini buat C kecewa tau enggak, pokoknya gitu we

Udah we kakak minta maaf sama C”

C : “Kenapa?”

C : “Kenapa gantung gitu si ka ngomongnya?”

H : “Ga tahu kakak bingung”

C : “Apa yang buat salah? Buat kecewanya?Apapun itu omongin aja ka, biar C gak bertanya-tanya begini

C : “Ka? Mau kk yg jujur atau mau denger praanggapan C?”

H : “Gak mau C, kakak ga mau buat C marah, kecewa dan apalah itu

C : “Kenapa?? Kaka punya pacar?Apa kk mau nikah?

H : “Buset mau nikah, jauh amat. Nungguin bocah itu mah kalau jodohnya

Ga seekstrim itu juga kali—“

H : “Kaka penginnya C denger langsung.”

C : “Yaudah ketemu”

C : “Kapan ngomongnya?hari ini?”

H : “Nanti-nanti”

C : “Kenapa nanti?”

H : “Sekarang C pasti kesel sama kakak”

C : “Engga kesel kok”

C : “C Cuma mau kk jujur mau ngomong apa. Mending sakit dan kecewa sekarang deh ka. Daripada di nanti-nanti, kalau ketemu, C akan biasa aja kok, gak marah. Ga kesel. Yang penting kk ngomong.”

H : “Kk mau nanya, C kenapa bisa sayang sama kakak?

C : “Tuh kan ngomongnya kayak gitu”

C : “Mending ngomong langsung aja C.”

H : “C kuliah gak?”

C : “Engga ka.”

H : “Mencintai kehilangan—“

C : “Kenapa ka?”

Bersambung...

Karya : Puji CH