Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Puisi 20 Februari 2017   06:33 WIB
Menggenggam Matahari

Kepada siapapun yang pernah memanggilku sahabat, kerabat dan panggilan yang tak asing lainnya.

Ku bawakan bunga matahari yang mekar seperti tangan kita ketika terlentang dan bergengggam.

Aku sengaja membelinya di pasar pagi, dimana kita sering berbelanja sarapan dan sabun cuci.

Aku memilihnya karena kelopaknya yang rapat, membentuk lingkaran penuh tanpa sekat.

Seperti janji kita, yang tak terucap dalam suara tapi tertancap rapat di hati kita.

Percayalah, aku masih adik kecilmu yang masih manja, merengek minta dijahitkan baju tanpa lengan warna warni.

Meski kita sama sama sudah bisa menjahit, tapi aku masih suka baju jahitanmu.

Setiap baju jahitanmu kupakai, aku merasakan ketulusan cintamu pada seseorang yang dulu selalu kau ceritakan.

Apa kabarmu?

Apakah sabarmu masih belum kau batasi?

 

Bekasi

Penghujung tahun 2016

 

Palestina Bila

Karya : Palestina Bila