Khandaq dan Teladan Muhammad (1)

Pak Dokter
Karya Pak Dokter Kategori Motivasi
dipublikasikan 11 Juni 2016
Khandaq dan Teladan Muhammad (1)

?????? ????? ?????? ??? ??????? ??????? ???????? ???????? ?????? ????? ??????? ??????? ??????????? ???????? ???????? ??????? ????????"

Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.

Q.S. Al-Ahzab Ayat 21    "

Ayat ini turun pada salah satu peritiwa yang membuat Rasul dan Para Sahabat mengalami kondisi yang memprihatinkan yaitu saat terjadi perang khandaq atau perang ahzab. Perang Khandaq disepakati oleh mayoritas ulama terjadi pada bulan Syawal pada tahun kelima hijriyah. Perang ini tenggarai oleh kedengkian kaum Yahudi Bani Nadhir terhadap kaum muslimin atas kemajuan yang dialami kaum muslimin meskipun sebelumnya telah kalah pada perang uhud.

Para pemuka kaum Yahudi Bani Nadhir mendatangi berbagai kabilah untuk diajak menyerang kaum muslimin di Madinah. Kaum Quraish yang masih belum puas karena tidak berhasil mengalahkan kaum muslimin secara total bertekad untuk menyerang kaum muslimin sampai tidak tersisa. Pada akhirnya terhimpunlah sekitar sepuluh ribu tentara yang akan menyerang kota Madinah yang terdiri dari kaum Musyrikin Mekkah dan Madinah, serta sekutu lain yang berasal dari ‘Aqlal Madinah (Dataran Tinggi Madinah) sehingga apabila ditotal berjumlah sekitar 12.000 pasukan. Pada keadaaan damai tidak bisa dibedakan mana manusia yang benar-benar memiliki ketangguhan sampai dihadapkan pada keadaan yang benar-benar mengancam. Pada tahap inilah kualitas keimanan kaum muslimin benar-benar diuji.

Sampailah laporan ini kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, kemudian diadakan pertemuan. Ada beberapa saran dalam menghadapi pertempuran ini. Diantaranya adalah dengan melakukan perang terbuka, perang kota, serta membuat benteng. Perang terbuka tidak mungkin dilakukan karena jumlah tentara muslim yang tidak sepadan (sekitar 2500 - 3000 orang). Kaum Aus dan Khazraj tidam menyukai perang kota karena akan membuat mereka terlihat pengecut dan bertahan. Pembuatan benteng juga tidak disetujui karena akan memakan waktu yang relatif lama. Kemudian datang sebuah usul dari Salman Al-Farisy Rodhiyallahu ‘anhu yaitu membuat parit pertahanan.

Kaum musyrikin diduga akan menyerang dari utara karena bagian barat, timur, dan selatan kota Madinah cukup terlindungi dengan adanya bukit-bukit dan kebun-kebun milik kaum Yahudi yang berpagar tinggi. Parit yang digali memiliki lebar yang tidak bisa dilompati kuda dan kedalaman yang tidak bisa dinaiki kuda.

Bersambung…

6 Ramadhan 1437 H/ 12 Juni 2016

Roziyan Hidayat

Singgih, Pamungkas M.. “Mengambil Pelajaran dari Perang Ahzab.” dalam https://muslim.or.id/25741-mengambil-pelajaran-dari-perang-ahzab.html diunduh 11.06.2016

__. “Surat Al-Ahzab Ayat 21″. dalam http://tafsirq.com/33-al-ahzab/ayat-21, diunduh 11.06.2016.

Ceramah Ust. Salim A. Fillah, “Muhammad dan Para Pewaris Risalah Keteladanan dan Berkah Alam Semesta” dalam Inspirasi Ramadhan dalam Semesta Ramadhan 1437, Salman ITB. Kamis, 9 Juni 2016.

  • view 156

  • Pak Dokter
    Pak Dokter
    1 tahun yang lalu.
    Jadi ceritanya tadi malem ngantuk. Wkwkwk

  • Anis 
    Anis 
    1 tahun yang lalu.
    di sini tulisan huruf Arab belum kebaca, Pak. jadinya tanda-tanya begitu

    saya tunggu sambungannya. perihal parit dan keberhasilan Perang Khandaq.