#AKU INGIN TAK BERJERAWAT LAGI !

Oprizalovic Lasaip
Karya Oprizalovic Lasaip Kategori Renungan
dipublikasikan 01 April 2017
#AKU INGIN TAK BERJERAWAT LAGI !

...

Aku ingin kau tak berjerawat lagi... menyimpan cinta dalam gundukan kecil penuh lara. jerawatmu yang bandel, acuh dan tak tahu diri itu, seringkali aku pun lengah dan terlepas dari kebimbangan-kebimbangan itu, atau tertimbun diantara obat-obatan anti jerawat, kutil, kurap, panu, kudis, serta -utamanya segala penyakit kulit- aku pula yang lega, sebab kau pun tahu jerawatku hasil dari jerih payah pertentangan dengan panas matahari menampar, debujalanan, serta bau keringat seminggu tak mandi. adakah yang menyelesaiklan persoalan kecil ini, sedang diantara persoalan-persoalan kau pun tentu harus memilah-milah antara yang penting dan yang mendesak, serang dan terjang, lepuh legam kulit terbakar.

kau dan aku sama pengagum diam-diam si jerawat pilu, yang menyinggung kesepian-kesepian dari tiap-tiap lorong waktu yang lengang dari kebisingan suara jalanan yang berteriak pedas, memaki, menghardik sikap diam. manakala hari ini, pagi buta kita boleh terjaga, merenungi nasib negeri atau sekedar mengungah foto diri alay, mempermasalahkan teori diantara jeda waktu untuk menyeruput kopi beku, puntung di asbak kuyu yang nganga dan pasrah pada keadaan.

Revolusi jerawat! revolusi dari perwajahan egosentrik, revolusi dari sikap diam dan bersua mentari hari ini. hari ini, siapa yang nyaris menerkam , saling membunuh demi ketularan penyakit pelarian. siapa yang menjadikan laknat pada malam-malam.

jerawat, adalah keadaan jenuh kita, kau pun, aku pula. siapa yang jenuh padanya , siapa yang memperhambakan diri pada alat mandi, sabun pencuci muka mutakhir, bodylotion pelembab kulit legam, shampoo anti ketombe pelembab rambut, siapa yang mau mendemo kulit kusam dan tampilan foto yang di edit setengah hati, blur dan tanpa perhitungan matang?

dan jerawatku, penanda usia matang untuk kawin dan beranak-pinak, kerja, membayar harga diri, duduk di belakang meja , berkemeja rapi, terperangkap diantara timbunan berkas-berkas LPJ, sedang bebebrapa napi masih buron sehabis menumbuhkan dengki yang mendongkol oleh sapi yang hilang dicuri. memikirkan anak , membayar SPP, piutang atas kutang model baru rilis, make up, dan pulang tidur di rumah sendiri sambil berharap esok jerawat hilang.

hilanglah, hilangkah?

  • view 97