KOLAM MERAH

KOLAM MERAH

Oliv Fahik
Karya Oliv Fahik Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 01 Februari 2018
KOLAM MERAH

KOLAM MERAH

                 Setiap hari minggu pagi,ibu bersama teman-teman pergi berenang. Berbeda dengan hari ini,ia hanya pergi dengan temannya ,ketika sampai ditempat, tidak seperti biasanya sepi, lalu mereka pergi ke kamar mandi ibu sudah selesai duluan.

‘Ibu saya duluan ya’pamit temannya’

Iya,jawab temannya

                 Tidak lama kemudian ibu pun selesai. Ayah sangat kuat dikalangan konglomerat sehingga tidak seorangpun yang mampu mengisau kedudukan nya sebagai penguasa tunggal. Ayah memiliki banyak perusahaan yang beada di kabupaten Malaka tepatnya Desa Sanleo dan tidak menginginkan percatuan kekuasaan itu,diberikan kepada lawan-lawan bisnisnya untuk mengambi lkeuntungan dalam pencatuan itu. Seluruh keluarga termasuk kita anaknya.

“Ayah, akan memberikan kekuasaan kepada kamu Rita?

“Rita, mengapa demikian Ayah?

“Ayah, sehingga pantaslah keluarga Ayah disebut sebagai keluarga yang berada di Desa ini

                 Dalam mengelolah beberapa perusahaan yang dimiliki, ayah tidak sehat lagi atau tidak dapat lagi ditolerir, sehingga peta ekonomi dikeluarga kita telah digoyah akibat spekulan para konglomerat yang didalamnya termasuk ayah.Akhirnya ayah menghindar dari keluarga dengan masalah yang dihadapi saat ini dan ayah memilih sebuah Gua yang berada di Desa sanleo dusun Kakeutruin untuk memikirkan dan menyelamatkan perusahaannya dari krisis yang melanda dikeluarga Rita. Krisis ini dialami dikeluargakita. Menurut lawan-lawan bisnis ayah, ayahlah yang membuat keadaan semakin terpuruk saat itu.

                 Dari tempat persembunyian,  ayah berusaha keras untuk mengembalikan keadaan normal. Ketidak hadiran ayah bersama keluarga,  membuat ayah sangat sangat cemas tentang diri ayah apalagi sepak terjang ayah terhadap lawan-lawan bisnis yang berada di Kabupaten Malaka itu Sangat kejam sehingga Ibu rajin menyembah di rumahtua yang  berada di Desa Sanleo dengan berdoa khusus setiap malam untuk memohon kepada Tuhan  (Allah)  tentang keselamatan suaminya,  untuk tidak melakukan tindakan-tindakan kejam terhadap lawan-lawan bisnis yang berada di Kabupaten Malaka.

                 Dalam persembunyian ayah, Rita sebagai anaknya berusaha keras untuk menemui ayah sekaligus mengetahui keadaan ayah.  Namun usaha toko yang mau dibangun gagal,  kami sekeluarga semakin diliputi pertanyaan yang menggerumun,  apakah hilangnya biokrat . Para usahawan maupun kolega juga para polisi dan sejumlah orang lagi dengan ayah?

Sejak ayah menghindar dari keluarga untuk memikirkan. Rita sebagai anaknya  yang ditinggalkan sering mengadakan pertemuan keluarga untuk membahas berbagai peristiwa atau masalah  yang dihadapi ayah mengenai perusahaan itu.

                 Berbagai peristiwa atau masalah yang dihadapi ayah mengenai perusahaannya itu. Peristiwa atau masalah yang dialami keluarga setelah ayah menghindar diberbagai tempat dipertemukan mayat yang dibungkus dalam karung oleh lawan bisnisayah, semua itu akibat perbuatannya  ayah untuk menjadikan diri  yang  terkuat dalam pencaturan bisnis.

Pada puncak  yang  paling penting,  “Ibu berkata kepada anaknya bahwa ayah kalian tidak dapat lagi dilacak keberadaanya”. Ayah kalian tidak dapat diampuni dosanya, suami saya suka kepada harta orang lain.  Dan sebentar lagi suami saya akan jatuh dan akan digantikan orang lain.

“Anaknya, Rita berkata kalau begitu ayah dalam keadaan gawat kita sekeluarga segeralah menggantikan posisi  ayah.

“Ibu,oleh Ibu diantara kalian sebagai puteri mahkota dapat menggantikannya.

                 Bagaimana waktu itu keadaan gawat ayah kalian tampil sebagai pahlawan untuk menyelamatkan perusahaanyang  ada. Kini Ibu telah berpihak dan seluruh keluarga berpihak pada ayah. Akan tetapi, saya sebagai anak masih bersikap lugas terhadap kekejaman yang dilakukan ayah terhadap keadaan keluarga kita memungkinkan karena beliau adalah ayah saya. Saya telah mengetahui di pihak yang benar.

                 Kini Ibu benar-benar telah menjadi ayah dengan penuh kekuasaan dan kekerasan. Ibu menyadari apa yang  dilakukan lawan-lawan bisnis yang  berada di kabupaten Malaka dengan menghadiahkan ayah beberapa juta uang  untuk memenangkan sebuah tender, akibat pemberian yang cukup banyak untuk lawan-lawan bisnis ayah berhasil menjatuhkan ayah dari kursi kekuasaan sebagai penguasa tunggal. Sebelumnya, ibu telah menyarankan kepada ayah untuk tidak terbawa arus permainan lawan-lawan bisnisnya dan pada saatnya ayah akan terjerumus dalam permainannya itu. Akan tetapi ayah tidak menerima saran dari saya sehingga terjadilah seperti sekarang ini, perusahaannya yang begitu banyak dimiliki ayah mulai berjatuhan dikalangan lawan bisnis ayah.  Tindakan yang  dilakukan lawan bisnis  ayah terhadap ayah tidak diterima ibu, sehingga ibu melakukan perlawanan keras untuk membantu ayah sekaligus untuk menyelamatkan perusahaan dari lawan-lawan bisnis ayah.

                 Selanjutnya seluruh karyawan  perusahaan ayah telah melancarkan demonstrasi. Menurut ayah untuk menetapkan jabatan. Spanduk digelar dituliskan dengan galak bahwa ayah sebagai penguasa penuh perlompatan darah.

Saat itu, saya mencari ide dan berlari untuk mencari ayah disebuah Gua yang beada di Desa Sanleo yang diikuti oleh pengawal untuk secepatnya menemui  ayah. Saat itu tiba-tiba saya menemukan kolam yang berwarna merah tampak di dalam kolam itu ada ayah, ibu, kakak-kakak, adik-adik serta sekeluarga lainnya. Selanjutnya anak  yang berusaha keras dalam memerangi kesombongan ayah nya tidak mampu berbuat banyak, dikarenakan ibu beserta keluarga lainnya mendukung  ayah dalam  kejahatan itu. Untuk menjadikan ayah  sebagai keluarga yang  berada di Desa Sanleo tidak tertandingkan.  Hal ini merupakan keputusan seorang anak dalam mencegah perbuatan jahat yang dilakukan oleh seorang ayah  (seorang  yang dituakan,  pemimpin, danpenguasa. Sikap anak dalam menerangi kesombongan ayahnya itu, walaupun ia gagal merupakan tindakan  yang sangat sesuai dengan ajaran  moral  yang dimiliki oleh keluarga sebelumnya

                 Puncak kemarahan para lawan bisnis ayah yang menuduhkan telah banyak melakukan tindakan kekerasan terhadap  orang-orang  yang tidak berdaya, dan sekaligus mereka menyuarakan untuk meletakan jabatan  ayah sebagai penguasa yang penuh berlompatan darah dalam mempertahankan kekuasaannya.  Pada saat itu, saya sebagai anak tidak mampu menolong ayah, ibu, serta saudara-saudara lainnya  yang ditenggelamkan dalam sebuah kolam  yang  berwarna merah dilakukan lawan-lawan bisnis ayah.  Hal ini menandakan bahwa siapa saja yang membantu kejahatan dalam hal ini seorang ayah  (penguasa atau pemimpin)  akan menerima balasannya dan kolam yang berwarna merah itu merupakan symbol dari kesombongan ayah atau sebagai tempat mempersucikan diri  ayah  untuk tidak di perbudak oleh harta dan kekuasan.

                 Selainitu, merupakan sindiran nyata yang ada pada sejarah kepemimpinan yang tidak dapat dikritik oleh orang-orang  kecil.  Saat melihat orang-orang yang sangat disayangi tiba-tiba saya merasa sedih, kesedihan yang dialami saya sebagai anak menandakan bahwa dirinya tidak mampu menolong keluarganya sekaligus menerangi kesombongan orang tuanya dan yang  tinggal hanya keputusasaan.

                 Dengan demikian maka judul cerpen yang saya ambil adalah kolam merah, karena mengemukakan keputusan orang-orang kecil dalam  mencegah kesombongan,  orang-orang  yang  dituakan atau penguasa.

Kolam itu dikiaskan sebagai kegiatan atau lapangan kerja (merah lalah hal ini berupa pekerjaan pada sebuah perusahaan), sedangkan merah dikiaskan sebagai kejahatan  yang dilakukan. Jadi,  kolam merah adalah kiasan dari kejahatan yang dilakukan oleh orang-orang  yang  tidak  bertanggungjawab.

                 Cerpen yang saya tulis ini juga menggambarkan kritik sosial terhadap kesombongan harta dan kekuasaan seorang  ayah (seorang yang dituakan, seorang penguasa atau pemimpin ), cerpen ini menggambarkan kebencian seorang anak terhadap sang  ayah sebagai seorang  yang berada.

 

  • view 43