Yakin Mau Melewatkan 5 Tips Ini Untuk Bisnis Startup Yang Sukses Bagi Anak Muda?

Maria Oktaviani
Karya Maria Oktaviani Kategori Enterpreneurship
dipublikasikan 24 November 2017
Yakin Mau Melewatkan 5 Tips Ini Untuk Bisnis Startup Yang Sukses Bagi Anak Muda?

Demi menghadapi arus globalisasi dan gelombang transformasi digital yang kita alami saat ini, menjadi seseorang yang kreatif dan inovatif tampaknya sudah menjadi keharusan untuk bisa bertahan hidup. Terdengar berlebihan? Mungkin iya, namun sejatinya hidup manusia tidak pernah bisa lepas dari pertolongan orang lain. Ringkasnya, manusia adalah makhluk sosial dan saling membutuhkan. Dengan adanya interaksi antara penyedia barang/jasa dengan pembeli, akan terjalin hubungan yang biasa kita sebut sebagai hubungan bisnis.

Bisnis yang ada di zaman sekarang tidak melulu tentang bisnis barang atau jasa yang itu-itu saja. Seringkali saat ini selera pasar sangat beragam dan pasar selalu menuntut sesuai yang “unik” dari apa yang bisa ditawarkan.

Disinilah muncul istilah bisnis startup dimana bisnis yang diawali dari nol dengan ciri khas memulai bisnis perusahaannya lewat website atau akses online.

Lalu bagaimana caranya memulai langkah untuk menjalankan bisnis startup yang tepat sedangkan bisnis selalu identik dengan modal yang besar dan dilakukan oleh orang yang berpengalaman?

Bagaimana Awal Kemunculan Bisnis Startup Di Indonesia?

Sejak awal tahun 2013 silam, diperoleh data bahwa jumlah pengguna internet di Indonesia sudah mencapai angka lebih dari 60 juta pengguna (sumber: kominfo.go.id) dan hal inilah yang mendasari munculnya bisnis startup yang memang kebanyakan produk-produknya dipasarkan melalui internet.

Bagaimana tips memulai bisnis startup bagi pemula khususnya anak muda?

Karena startup ini merupakan sebuah bisnis, maka tentunya kita harus mengetahui dulu mengenai bisnis, ntah itu mengenai prinsip dasar atau info-info terkini seputar bisnis atau selera pasar. Tips yang dapat diikuti oleh kaum muda antara lain :

 

1. Bangun Tim Yang Solid Dari Orang-Orang Yang Kamu Percaya

 

Tentu saja bisnis tidak dapat dibangun sendiri melainkan harus dibangun bersama tim. Anda bisa saja merekrut tenaga kerja dan setelah itu sudah bisa mulai bangun visi dan misi bersama tim, membangun kepercayaan satu sama lain serta sebagai pemilik bisnis harus bisa memberikan motivasi untuk karyawannya.

 

2. Buat Produk Bisnis Yang Sesuai Selera Pasar dan Unik

 

Sebetulnya produk bisnis ini tidak selalu harus sesuai dengan selera pasar, justru disini Anda bisa mengusulkan ide unik yang belum pernah dicoba atau mungkin membuat produk yang justru berpeluang menjadi trendsetter bagi kalangan bisnis startup.  Kendala lain yang biasanya muncul di tahap ini adalah sulitnya memproduksi barang dalam jumlah banyak sedangkan waktu dan tenaga kerja yang dimiliki sangat terbatas. Sebagai pemula, bisa saja Anda memanfaatkan jasa OEM maklon untuk memproduksi barang dengan merek sendiri.

 

3. Giat Melakukan Pemasaran Produk

 

Jangan hanya memikirkan bagaimana caranya memasarkan produk lewat brosur atau penyebaran informasi melalui jejaring sosial atau internet, tapi pikirkan juga mengenai sistem marketingnya. Karena marketing ini akan sangat berkaitan dengan jumlah produk yang terjual. Memanfaatkan dan mengoptimalkan website tentunya akan sangat berpengaruh pada proses marketing ini.

 

4. Penggalangan Modal Untuk Pendanaan Pertama

 

Bagi pemula, tentunya kendala utama untuk memulai bisnis adalah masalah dana. Disini kita akan tertantang untuk mampu menggalang dana untuk modal bisnis sebagai salah satu seni manajemen membangun startup. Hal yang paling tepat untuk penggalangan dana bagi pemula adalah dengan mengajukan proposal mengenai perencanaan bisnis Anda kepada pihak terkait dan tentunya proposal harus dibuat meyakinkan dan sungguh-sungguh sehingga membuat pihak terkait percaya bahwa Anda memang serius dalam menjalankan bisnis.

 

5. Buat Strategi Untuk Bisa Go Public

 

Ketika sudah melewati tahapan diatas, tentunya kini saatnya Anda melangkah lebih jauh untuk membawa bisnis startup ke level berikutnya yaitu strategi untuk bisa exit, yang artinya Anda berusaha untuk menjual perusahaan Anda entah lewat jalur saham atau lewat proses akuisisi oleh perusahaan lain. Dengan begitu, bisnis startup tentunya akan lebih pesat lagi perkembangannya.

Sama halnya dengan kegiatan bisnis yang lain, bisnis startup tidak akan berguna apabila tidak disertai dengan kerja keras serta tekad yang kuat. Mungkin kedengarannya sangat klise, namun jika kita menengok orang-orang yang sudah merasakan jatuh bangun membangun bisnis, pasti  akan sangat setuju dengan hal tadi. Mumpung masih muda, akan sangat penting dan berguna jika perjalanan bisnis startup ini dimulai sejak masih muda dan dimulai dari nol, demi peluang kesuksesan besar yang menanti.

  • view 27