Tips Membangun Bisnis Bioskop 3D Mini

Maria Oktaviani
Karya Maria Oktaviani Kategori Enterpreneurship
dipublikasikan 03 November 2017
Tips Membangun Bisnis Bioskop 3D Mini

Industri kreatif, salah satunya industri di bidang film, merupakan industri yang seharusnya dapat menjadi perhatian bagi pemerintah dan juga para sineas muda. Bagaimana tidak, dikutip dari detik.com, bahwa bioskop sebagai hiburan pilihan bagi para penggemar film justru jumlahnya masih sangat sedikit alias belum memadai. Setidaknya Indonesia membutuhkan sekitar 5 ribu sampai 10 ribu layar bioskop, baik itu di kota kecil maupun kota besar.

Karena itulah, di dunia entrepreneurship muncul peluang bisnis yang bernama Bioskop 3D Mini. Sudah pernah mendengarnya?

Bioskop mini ini merupakan teknologi dengan perlengkapan dan peralatan khusus yang tidak berbeda jauh dengan perlengkapan pada jaringan bioskop di Indonesia, hanya saja ukuran biskopnya yang lebih kecil. Bioskop mini ini pun menghadirkan film dengan format 3D.

Bioskop 3D mini ini dapat dijadikan peluang bisnis yang cukup menguntungkan, mengingat minat masyarakat Indonesia terhadap film yang cukup besar. Untuk membangun bioskop keliling 3D ini, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan :

1. Menyiapkan Tempat Yang Cocok Serta Fasilitas Pendukung

Namanya juga bioskop, tentu saja gedung menjadi tempat yang utama untuk dijadikan bioskop mini. Ukuran gedung dapat bervariasi namun ukuran yang biasa digunakan adalah hanya sekitar 3m x 4m untuk maksimal 8 orang, atau ukuran yang agak lebih besar lagi untuk jumlah kelompok yang lebih banyak. Setelah itu, tambahkan juga insulasi untuk dinding bioskop seperti di bioskop pada umumnya. Apa fungsi peredam dinding atau produk wall insulation ini? Menurut artikel yang terdapat di hiloninsulation.com bahwa wall insulation berfungsi untuk meredam suara dan panas selama berada di dalam ruangan. Sehingga jika bioskop menggunakan intensitas suara yang tinggi sekalipun tidak akan menjadi masalah.

2. Menyediakan Peralatan

Sebetulnya peralatan yang harus disiapkan untuk membangun bisnis bioskop ini tidak banyak. Cukup dengan proyektor layar 3D, termasuk control PCnya serta 3D control software player. Kemudian peralatan lain untuk menunjang hasil penayangan film yang berkualitas seperti screen projector 3D, monitor LCD, dan projector yang sudah memiliki support 3D. Dan tidak lupa kacamata 3D untuk penonton serta seperangkat sound system.

3. Gencarkan Promosi Bisnis

Bisnis yang Anda kerjakan akan sia-sia apabila hanya mengandalkan promosi dari mulut ke mulut saja. Gencarkan strategi promosi yang tepat secara maksimal. Anda juga harus pintar-pintar memilih film apa yang akan diputar di bioskop mini yang Anda bangun, jangan sampai memutar film yang tidak ngehits, tetapkan tarif dengan harga terjangkau agar semakin menarik minat pengunjung dan jangan pernah ketinggalan informasi mengenai tren perfilman setiap bulan atau pekan.

 Sebetulnya modal untuk membangun bisnis bioskop mini ini cukup besar yakni sekitar 40 juta (menurut informasi dari entrepreneur.bisnis.com), namun keuntungannya pun dijamin tak akan pernah sepi karena dari hari ke hari peminat perfilman di Indonesia juga semakin besar.

 

  • view 29