Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Kuliner 8 Juni 2018   11:18 WIB
Makanan Khas Jogja yang Muantep

Jogja lumayan terkenal dengan budayanya yang terawat. Hampir di pinggiran kota Jogja kamu dapat menjumpai ke-khas-an masyarakat suku jawa yang tak hilang digerus masa. Sangat banyak makanan-makanan yang menunjukkan kehidupan warga Jogja yang santun dan ramah. Contoh bentuk makanan yang digemari masyarakat Jogja adalah makanan manis yang berbahan dari tepung ketan. 

Di bawah ini akan saya uraikan 5 jenis jajanan manis khas Jogja yang paling banyak dicari orang.

  1. Cenil

Di wilayah Jogjakarta sendiri, kudapan cenil juga termasuk makanan tradiaional yang masih memiliki banyak penikmatnya. Tekturnya yang kenyal dan berwarna warni, membuatnya sebagai salah satu jajanan primadona di kota batik ini.

Cenil sendiri dibaut dengan bahan dasar tepung ketan dan campuran air. Memiliki bentuk lonjong dan mengerucut di bagian ujungnya. Dapat dikatakan, wujud dari cenil sama dengan kue tahi kucing. 

Dahulu cenil hanya memiliki satu warna yaitu putih saja. Tapi pada saat ini jajana cenil ini sudah berwarna warni karena sudah banayk menggunakan pewarna makanan. Cenil biasanya dihaturkan kepada seseorang dalam pincuk daun pisang. Di bagian atas di taburi parutan kelapa muda lalu disiram dengan. 

  1. Bakpia Patuk 

Ini dia objek santapan yang berada di Jogjakarta yang lain. Si putih kenyal bakpia patuk sekarang telah diketahui di seluruh Indonesia. Bagian luarnya begitu enak begitu pula rasa kacang hijaunya begitu manis, membuat semua orang yang mencobanya pasti ketagihan. 

Santapan spesial ini adalah santapan yang berasal di bangsa Kiongkok. Masyarakat Kiongkok yang jualan di kota Jogjakarta disaat masa kolonial menjajakkan bakpia dalam rumah-rumah bernomor. Sehingga sekarang bakpia patuk Jogja banyak dikenal dengan sebutan Bakpia 74, Bakpia 88, dan sebagainya. Angka yang ada di belakang sebutan bakpia ini merupakan nomor-nomor hunian orang yang punya jualan kue. 

  1. Geplak 

Makanan ini lumayan sama terhadap kue dadar gulung. Cuma beda bentuk. Makanan khas Jogja tersebut memakai adonan inti serbuk ketak sebagai pelindungnya. Kemudian dalamnya terbuat dengan bubuk kelapa muda dengan dipadukan dengan keratan gula aren. Karenanya didapatkan bubuk kelapa dengan warna coklat dan rasanya manis legit. 

Kalau berada di Jogjakarta, geplak biasanya disuguhkan di atas lembaran daun kelapa. Kemudian, geplak dengan diletakan tersusun sekejap akan nampak mirip seperti kuliner ghuangzo berasal dari Jepang. Hanya saja kedua-duanya terdapat rasa dengan cara makan yang tak sama. 

  1. Yangko 

Yangko adalah dibuat dari tepung beras pulut. Teksturnya kenyal & terkadang lumayan sedikit lekat jika terkena panas. Yangko Yogyakartamemilikiberbagaiversi rasa sebanding dengan semakin canggihnya teknologi. Kini makanan khas Jogja ini mempunyai rasa durian, jeruk, nanas & sirsak. 

Makanan ini biasanya dijadikan oleh-oleh bagi para pengunjung yang berkunjung ke Jogja. Situasi ini dikarenakan yangko mampu bertahan cukup lama jika disamakan makanan basah lainnya. Yangko umumnya diberi taburan tepung terigu di semua permukaannya agar tidak lengket dengan kertas minyak yang membuntel. 

  1. Getuk 

Getuk terbuat dari ketela rambat yang manis rasanya. Ubi jawa yang telah direbus umumnya akan diambil dagingnya lalu di haluskan hingga benar-benar pera. Sesudah itu adonan ketela rambat tadi di kasih pewarna makanan supaya kelihatan tambah menarik. 

Selepas di kasih warna, adonan getuk dicetak dengan mengenakan alat khusus pencetak getuk. Lalu jadi getuk warna warni yang biasa kita jumpai di pasar-pasar tradisional Jogja.

Jadi, makanan tradisional ini umumnya sangat nikmat jika dimakan bersama taburan parutan kelapa muda. Cita rasa legit ketela dan gurihnya kelapa semakin menambah keenakan si manis getuk. 

  1. Tiwul 

Tiwul adalah kuliner khas Jogja yang asalnya dari wilayah kabupaten Gunung Kidul. Tiwul dibuat dari bahan dasar ketela singkong yang disajikan dengan menaburkan kelapa yang sudah diparut dan gula di atasnya. Tapi untuk soal rasa jangan ditagukan lagi, karena rasanya sangat enak dan juga manis. Tiwul merupakan makanan khas yang sudah ada sejak dulu yang sering dipakai sebagai bahan pangan pokok pengganti butir beras.

  1. Gatot 

Makanan asli jogja yang satu ini pun di bikin dari bahan dasar singkong. Selain rasa yang legit, gatot juga mempunyai tekstur yang kenyal & bias membuat lidah para penikmatnya tergila-gila. Hidangan gatot juga ditaburkan dengan parutan kelapa, Umumnya parutan kelapa di gabung sama gula atau garam. 

  1. Kue Adrem 

Kudapan yang unik ini berasal dari daerah Sanden, Bantul yang berada di pesisir pantai selatan. Bahan baku utama kue adrem berasal dari tepung beras dan gula jawa merah yang digoreng dan menghasilkan rasa manis serta sedikit gurih dan legit pada saat di gigit. Kue ini sangat cocok dijadikan teman minum teh dan juga kopi. 

  1. Kipo

Lalu Kipo, jangan kepo adalah kuliner oleh-oleh khas Jogjakarta bercita rasa manis dengan legit. Jajanan ini baik untuk digunakan cindur mata, namun tidak dapat awet. Berasal dari bubuk beras ketan dengan ditambah warna hijau dari daun pandan. Kuliner ini baut di bagian atas wajan dari tanah liat mengenakan. Terlihat masih amat tradisional ya. 

Sekian penjelasan singkat penulis tentang 5 makanan khas Jogja yang manis. Jika kamu sedang main ke Jogja, ingat untuk mencicipi salah satu makanan di atas ya. Supaya liburanmu di Jogja semakin bermakna dan mengesankan.

 

Karya : sintesa 7