34 Desa di Kabupaten Belu dan Malaka Belum Menikmati Cahaya Listri.

34 Desa di Kabupaten Belu dan Malaka Belum Menikmati Cahaya Listri.

RATU Berita Bermakna Akurat
Karya RATU Berita Bermakna Akurat Kategori Lainnya
dipublikasikan 07 Februari 2018
34 Desa di Kabupaten Belu dan Malaka Belum Menikmati Cahaya Listri.

34 Desa di Kabupaten Belu dan Malaka Belum Menikmati Cahaya Listri.

34 desa yang tersebar di Kabupaten Belu dan Malaka (Nusa Tenggara Timur) yang sebelumnya gelap gulita karena belum tersentuh energi listrik pada 2018 bakal terang. hal tersebut sampaikan oleh Manajer Rayon PLN Atambua Margi Setiyono Ketika di jumpai wartawan di ruang tunggu kantor Bupati setda Malaka Rabu (7/2/2018).

Lanjut Setiono "Dengan adanya program Indonesia Terang yang dicanangkan pemerintahan Jokowi-JK. Semua desa itu berada di wilayah kerja PLN Rayon Atambua. Akan mendapatkan Penerangan Listrik

Imbuh setiono " Total desa yang belum berlistrik di wilayah kerja PLN Rayon Atambua sebanyak 34 desa. Rinciannya, Kabupaten Belu 5 desa, sedangkan Kabupaten Malaka 29 desa," jelas Manajer Rayon PLN Atambua Margi Setiyono rabu(7/2/2018).

Kata setiono " lima desa yang belum teraliri listrik adalah Desa Renrua, Mandeu Raimanus, Faturika, Lawalutolus, dan Dubesi. Rencananya desa-desa yang masih gelap menikmati penerangan PLN pada 2018.

"Saat ini jaringan listriknya sedang dibangun. Khusus Kabupaten Belu, kita targetkan enam bulan pertama 2018 sudah bisa menikmati listrik PLN Rayon Atambua. Sedangkan di Malaka, akhir 2018 semua desa sudah bisa terang. Mudah-mudahan mohon doanya sehingga tidak ada halangan," kata Margi.

Menurut Setiono, " hingga saat ini jumlah pelanggan PLN yang menikmati listrik di Atambua mencapai 44.283 orang. Mereka tersebar di Belu dan Malaka. Terdiri atas 44.036 pelanggan prabayar dan 247 pelanggan pascabayar. Pelanggan pascabayar, jelas Margi, adalah pelanggan yang menggunakan daya 6.600 VA.

Ketika ditanya mengenai kesiapan PLN Rayon Atambua, Margi menjamin tidak bakal ada pemadaman jika faktor alam aman. Pasalnya, saat ini daya listrik yang dimiliki PLN Rayon Atambua dalam kondisi surplus 39 mw dari beban puncak 85 mw.

"Daya listrik yang kita miliki saat ini mencapai 124 mw, sementara beban puncaknya 85 mw. Sehingga kita masih surplus. Kemungkinan padam karena masalah mesin pembangkit keadaan aman kecuali faktor alam,melalui media ini diharapkan mayarakat agar merelakan pohonya yang berdekatan dengan jaringan kabel listrik segera hubungi pihak PLN terdekat untuk merebas sehingga aliran listrik kita terhindar hambatan alam dan menempat pada titik aman, Margi Setiono menjelaskan (es)

  • view 86