Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Lainnya 1 Februari 2018   13:51 WIB
Sosialisasi Edukasi Keuangan bagi masyarakat di wilayah perbatasan oleh Otoritas

BELU INSPIRASI Kamis 31 Januari 2018 di Aula Hotel Matahari Atambua kabupaten Belu Berlangsung seminar sosialisasi Edukasi keuangan bagi masyarakat di wilayah perbatasan oleh Otoritas Jasa keuangan(OJK) PROVINSI NTT yang di buka secara resmi oleh Bupati Belu,Willy brodus lay.SH dan dihadiri Ibu Sondang Marta Samosir, (Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan OJK RI.)
I Wayan Sadnyana, (Wakil Kepala OJK Prov NTT),
Kepala Bank NTT Cabang Atambua, Louis K. Gonsaga Atie( Bersama jajaran),
Para pelajar dan Mahasiswa/i wilayah kota Atambua serta Masyarakat dan insan pers.

Pembukaan Acara seminar yang didahului dengan menyanyikan lagu indonesia raya berlangsung hikmat ini menandakan partisipasi dan keikut sertaan para peserta Sosialisasi untuk mendapatkan pengetahuan yang cukup berguna dan bermanfaat kehidupan ekonomi masyarakat dan warga kabupaten belu kelak dikemudian harinya nanti .

Kepala OJK provinsi Ntt, I Wayan sadnyana dalam sambutannya mengatakan,,,

" Bahwa Kegiatan hari ini dengan tema edukasi keuangan bagi masyarakat di wilayah perbatasan provinsi Ntt adalah merupakan salah satu wujud kegiatan literasi dan inklusi keuangan Otoritas Jasa Keuangan .survei nasional mengenai kondisi literasi keuangan yang ada di Indonesia indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia hanya sekitar 21,8% yang berarti dari setiap 100 penduduk hanya sekitar 22 orang yang termasuk kategori WELL LITERATE indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia mengalami peningkatan dari 21,8% di tahun 2013 menjadi 29,7% di tahun 2016 walaupun mengalami peningkatan masyarakat Indonesia ditengarai belum sepenuhnya memiliki pengetahuan yang cukup mengenai bagaimana mengoptimalkan uang untuk kegiatan yang produktif Disamping itu masyarakat juga belum memahami dengan baik. berbagai produk dan layanan jasa keuangan yang ditawarkan oleh lembaga Jasa Keuangan formal dan lebih tertarik pada tawaran-tawaran investasi lain yang berpotensi merugikan mereka .sedangkan dilihat dari indeks literasi keuangan masyarakat untuk seluruh provinsi di Indonesia provinsi Nusa Tenggara Timur memiliki indeks literasi keuangan di bawah rata-rata nasional yaitu sebesar 28% kondisi ini mencerminkan bahwa pengetahuan masyarakat NTT mengenai seluk beluk keuangan belum merata dengan baik.

".selanjutnya hasil survei nasional literasi keuangan Indonesia tahun 2013 yang dilakukan oleh OJK menunjukkan bahwa keuangan masyarakat Indonesia relatif tinggi dibandingkan dengan indek literasinya.indeks inklusi keuangan pada tahun 2013 menunjukan bahwa 59,7 persen masyarakat indonesia telah mengakses ke lembaga jasa keuangan formal.sementara itu indeks inklusi keuangan indonesia tahun 2016 mengalami peningkatan sebesar 8,1 persen menjadi 67,8 persen jika dibandingkan dengan tahun 2013.hasil survei tahun 2016 menunjukan pola yang tidak berbeda dengan hasil survei tahun 2013 dimana indeks inklusi keuangan secara komposit( Konvensional dan syariah) lebih tinggi dari indeks literasi keuangan.demikian halnya dengan indeks inklisi keuangan untuk perbankan yang masih mendominasi di bandingkan dengan indeks inklusi keuangan lainya.sementara itu indeks inklusi keuangan juga belum merata disetiap provinsi. Indeks inklusi keuangan masyarakat Nusa tenggara timur sendiri yaitu sebesar 62.2 persen pada tahun 2016.

" Lalu apa kaitan antara pertumbuhan ekonomi dan literasi serta inklusi keuangan masyarakat jika di ibaratkan pertumbuhan ekonomi sebagai tubuh. maka literasi serta inklusi keuangan dapat di ibaratkan sebagai suplemen atau vitamin yang di butuhkan oleh tubuh.tanpa suplemen atau vitamin maka tubuh tersebut tidak memiliki asupan energi yang memadai untuk mempertahankan stamina dan kebugarannya.

" Melalui perumpamaan tersebut maka tidak berlebihan jika kita nyatakan bahwa peningkatan literasi dan inklusi keuangan memegang peranan yang sangat penting bagi kemajuan ekonomi suatu bangsa terutama dalam pengembangan sektor riil dan produktif di negara ini

" Banyak penelitian empiris juga menunjukkan hubungan yang signifikan antara penguatan sektor keuangan khususnya keuangan formal dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan peningkatan kesejahteraan di samping itu sistem keuangan yang inklusif berperan penting dalam pengentasan kemiskinan dan mengurangi perbedaan pendapatan .

".Beberapa penelitian lain juga menekankan pentingnya keterkaitan antara penguatan sektor keuangan dan penurunan kemiskinan yakni pengembangan sektor keuangan berpengaruh positif pada GDP Perkapita. melalui alokasi dana yang efisien dan meningkatkan output bekerja serta dapat mengundang masuknya modal asing.hal ini Mengingat bahwa sistem keuangan dapat menurunkan biaya informasi dan biaya transaksi meningkatkan alokasi modal dan likuiditas aset dan dapat mendorong investasi pada kegiatan yang memiliki nilai tambah tinggi.

" Hadirin yang berbahagia,,, seluruh elemen di daerah mulai dari pemerintahan daerah OJK industri keuangan dan instansi terkait lainnya perlu bersama-sama mencari terobosan untuk meningkatkan inklusi keuangan yang lebih nyata, partisipatif dan kontributif. hal ini sejalan dengan harapan seluruh insan di Republik Indonesia yang kita cintai ini yakni mewujudkan sektor jasa keuangan, sehingga pilar perekonomian bangsa yang dapat mensejahterakan mengurangi indeks kemiskinan masyarakat kita serta menjadi tonggak terwujudnya Indonesia sebagai pusat ekonomi dunia khususnya di tingkat Asia.

" Hadirin yang berbahagia,,, saat ini masyarakat merasa resah dengan semakin maraknya penawaran investasi ilegal yang tidak jelas badan hukum pada tahun 2017 yang lalu OJK telah mengeluarkan siaran pers mengenai ratusan perusahaan dengan usaha menghimpun dana masyarakat yang diduga tidak memiliki izin usaha dan OJK, dalam hal penghimpunan dana masyarakat berdasarkan list yang disampaikan OJK dalam siaran persnya terdapat beberapa dari perusahaan tersebut yang berlokasi di provinsi NTT.

" Pemerintah daerah berharap agar permasalahan investasi pernah terjadi di tahun 2013 di wilayah Flores tidak terjadi lagi di wilayah lain di NTT. Permasalahan infestasi bodong tersebut telah berdampak pada lumpuhnya perekonomian,meningkatnya kesenjangan sosial bahkan menimbulkan keresahan di masyarakat.

" Melalui alokasi dana yang efisien dan meningkatkan output pekerja serta dapat mengundang masuknya budaya asing hal ini mengingat bahwa sistem keuangan dapat menurunkan biaya informasi dan biaya transaksi meningkatkan alokasi modal dan likuiditas aset dan dapat mendorong investasi pada kegiatan yang memiliki nilai tambah tinggi

" Hadirin yang berbahagia,,, seluruh elemen di daerah mulai dari pemerintahan daerah ojk industri keuangan dan instansi terkait lainnya perlu bersama-sama mencari terobosan untuk meningkatkan inklusi keuangan yang lebih nyata partisipatif distributif .ini sejalan dengan harapan seluruh instansi republik indonesia yang kita cintai. ini mewujudkan sektor jasa keuangan sehingga pilar perekonomian bangsa yang dapat sejahtera akan mengurangi indeks kemiskinan masyarakat kita serta menjadi tonggak terwujudnya indonesia sebagai pusat ekonomi dunia khususnya di tingkat Asia.

" Permasalahan investasi bodong tersebut telah berdampak kepada lumpuhnya perekonomian meningkatnya kesenjangan sosial bahkan menimbulkan keresahan di masyarakat .

" Saat ini bentuk-bentuk penawaran dari investasi bodong tersebut bermacam-macam dan dikemas sangat menarik oleh pelakunya antara lain dengan menawarkan bunga atau imbal hasil yang sangat tinggi misalnya bunga 10% setiap bulan penawaran member- get - member dan lainnya.

" Pada kesempatan ini kami harapkan agar OJK beserta pemerintah daerah dan seluruh industri jasa keuangan selalu menyuarakan kepada masyarakat mengenai dasar-dasar investasi dan pengelolaan keuangan yang sehat agar terhindar dari berbagai penawaran investasi yang merugikan.

" Bapak dan Ibu serta hadirin yang berbahagia,,, Saya berharap seluruh lembaga keuangan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan inklusif bagi seluruh masyarakat NTT sesuai kerangka pemerintah pertumbuhan ekonomi pemerintah pertumbuhan yang merata lainnya, hanya akan dicapai jika dapat tumbuh hingga setara dengan daerah lainnya.

" Akhir kata teriring salam dan doa akan suksesnya penyelenggaraan edukasi keuangan ini semoga segala upaya dan jerih payah kita dalam menyukseskan kegiatan kali ini dapat membuahkan hasil yang memuaskan dan membanggakan.

Demikian sambutan saya kali ini terima kasih, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Om Shanti Shanti Shanti Om",pungkas Wayan Sadnyana..(Bgr)

Karya : SUARA MALAKA MANDIRI