Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Puisi 17 Januari 2018   18:12 WIB
Batas

Khilafku mungkin secuil tapi sakitnya

membuat bongkahan tertanam

Aku bertahan

menjauh,

dari rasa yang dirasa lampau

 

Kau bilang kau adalah tantanganku

Lalu bagaimana jika aku menjadi pemenang atas takluk?

Sudihkah kau menulis namaku kembali?

 

Nay, (lirih yang keluar dari derumu)

Aku menikam semua suara ketika kau memanggilku

Kukunci rapat gerakku

Takut khilaf menjelma luka

 

Kita diam, satu meja

antrian celoteh yang ingin keluar terkubur di kepala

'aku sudah menjadi asap yang terbang bebas dari panasnya kopi

Gema katamu masih membekas

Kini, batas itu ada

 

 

 

 

Karya : nyayu fajrina