Mengenal Lebih Dekat Dr. Simon Nahak,SH. MH.

Mengenal Lebih Dekat Dr. Simon Nahak,SH. MH.

Rai Generasiku
Karya Rai Generasiku Kategori Politik
dipublikasikan 24 Juli 2018
Mengenal Lebih Dekat  Dr. Simon Nahak,SH. MH.

Nusantara - Ketua Program Studi Magister Ilmu Hukum Univertas Warmadewa Bali. Ahli Hukum ini lahir di Kabupaten Malaka Weulun, 54 tahun yang lalu atau Persisnya tanggal 13 Juni 1964. Putra Asli Timor ini aktif menjadi Konsultan Hukum Advokat dan Mendirikan Kantor Hukum / Kantor Hukum di Pulau Bali. Tidak sedikit Kasus dari kecil hingga besar, tuntas ditangan Dr. Simon Nahak, SH.MH.

Siapa tak kenal Konsultan Hukum Advokat di pulau Dewata Bali, Dr. Simon Nahak, SH.MH. Putra berdarah timor bertekat sebutkan NTT di kursi senayan, tidak melihat suku-suku dalam pertemanan dan sangat dekat dengan masyarakat di pulai Bali, bahkan mulai tingkat masyarakat bawah hingga pejabat. Dalam wujud karyanya dia terpanggil untuk mewakili NTT menuju senayan melalui mesin politik Partai Persatuan Indonesia (PERINDO) lewat Daerah Pemilihan (Dapil NTT II) Timor, Sumba, Rote, Sabu, Semau.

Masa depan Ahli Hukum ini memiliki tujuan menju senayan, di mana salah satunya berkeinginan merestorasi hukum di tanah air. Tentu sangat diharapkan restu dan Masyarakat NTT Pusat bisa lenggang di atas kursi senayan mewakili NTT. Sebab perjuangan dilakukan dengan sumber-sumber, pendidikan, hubungan, integritas, kejujuran, dan kepercayaan, kita bergerak maju ke arah kelahiran hidup dan stabilitas.

Dr.Simon Nahak, SH.MH tepat seperti kompas: senantiasa menunjukkan jalannya mulus menuju Senayan. Kompas tidak berubah atau bergeser, dan jika kita tahu bagaimana membacanya, kita tidak akan, bingung, atau terbuai oleh suara-suara dan nilai-nilai yang saling bertentangan.

Kompas memberi arah kepada Simon Nahak menuju senayan, yang benar-benar pada kehidupan kita di dalam mengarungi NTT. Jelas bahwa inti yang akan berlandaskan pada prinsip untuk memiliki kepercayaan, rasa aman, kekuatan, panduan, dan kebutuhan dan kemudahan bagi NTT.

Simon Nahak memiliki kisah perjuangan dalam tiga dimensi, masa lalu, masa kini, dan masa depan. Masa lalu sebagai orang-orang yang benar-benar merasakan sesuatu susahnya menjadi kaum jelata, dan berjuang menjadi sukses sebagai seorang yang mulia Masa kini, kemudian terpanggil untuk mewakili NTT di senayan dalam konteks yang jauh lebih menantang.

Pada akhirnya Simon Nahak memiliki ekspetasi atau harapan yang kuat bagi masa depan masyarakat NTT. (Penulis: Bereck.Z)

  • view 273