Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Agama 1 Juli 2018   13:54 WIB
Kontingen NYD II Keuskupan Atambua Disambut Dengan Tarian Likurai.

Kota Kupang -- Sebagai bentuk saling menghargai keragaman budaya,tuan rumah menghormati kedatangan tamu dari Keuskupan Atambua, Dengan Tarian Adat Likurai Khas Belu/Malaka.

Kontingen Keuskupan Atambua dengan jumlah peserta 107 orang yang tergabung dari tiga Kabupaten diantaranya TTU, BELU dan MALAKA.

Romo Ady sebagai Romo pendamping kontingen Keuskupan Atambua, saat di temui awak media, mengatakan sangat berterima kasih kepada pihak panita sebagai tuan rumah NYD II 2018, yang telah menyambut kedatangan kontingen rombongan kami dengan tarian khas keuskupan kami.

Romo Ady menambahkan bahwa Kontingen dari Keuskupan Atambua sudah sejak 2 bulan lalu sudah menyiapkan peserta OMK ,dalam hal ini, pembekalan kepada para peserta serta latiahan kolaborasi tarian budaya dari tiga Kabupaten yang dibawah naungan Keuskupan Atambua, yang akan dipentaskan pada malam pentas seni dalam kegiatan NYD II 2018 ini. Semoga dengan kegiatan OMK Se Nusa Tenggara ini membawa perubahan bagi OMK yang Cinta akan keragaman suku dan bangsa, serta aktif membangun gereja, dan tangguh dalam iman pribadipribadi masing- masing. 


Selepas Gereja pagi ,Mengisi hari minggu, Peserta live in NYD II 2018, Bersama Orangtua dan saudari angkat mengunjungi Taman wisata arjuna bakunase,(1/7/2018)

Sementara Nona Tari OMK asal Malaka saat di konfirmasi mengatakan, bangga dengan OMK Keuskupan Agung Kupang, menyambut kehadiran kami dengan tarian yang menggambarkan lambang budaya khas Belu Malaka. Sebagai peserta dirinya sangat bangga saling mengenal OMK se Nusa Tenggara dalam kegiatan NYD II 2018.


Keseharian peserta live in NYD II 2018 bersama orangtua angkat, menggambarkan solidaritas dalam keberagaman budaya dan sukusuku dalam cintah kasih .(1/7/2018)

Juga merasa bangga bisa menjadi anak angkat dari keluarga Bapa Romensius Hale dan Mama Maria Stefania Hale, KUB St Agustinus,Stasi Kelapa Lima.

Hal senada disampaikan Nona Petra Damiana OMK asal TTU, harapanya agar OMK tetap solit dan tangguh dalam membangun gereja, serta berperan aktif demi membangun Gereja dan kepribadian yang Cinta akan keragamaan budaya serta menghargai sesama tanpa membeda - bedakan keragaman suku bangsa di Nusatenggara(berek/z) 

Karya : Mr.Bereck Anggrainy