Kepada kamu yang terus ku semogakan

nurul inayah
Karya nurul inayah Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 12 Desember 2016
Kepada kamu yang terus ku semogakan

Kepada kamu yang terus ku semogakan

Kita mungkin belum seiring, kita mungkin masih berbeda pandangan, kita mungkin tak searah, tapi ingatlah satu hal ini. Kita selalu sama dalam harapan kepada Sang Maha Esa. 

Kepada kamu yang terus ku semogakan

Semakin bertambahnya usia kita, semakin sulit kita kendalikan ego. Seakan dia adalah pengemudi "ugal-ugalan" yang menyetir diri kita, lalu istigfar adalah rambu-rambu merah yang selalu mengingatkan untuk saatnya stop "berugal-ugalan". Dan akhirnya kita sama-sama tertunduk, diam seribu bahasa, dan esok atau malamnya menjadi yang paling cerah. 

Kepada kamu yang terus ku semogakan

Jangan percaya kata petuah-petuah yang bilang bahwa "kita sama di mata Tuhan", mereka bohong! Mereka hanya bersembunyi di balik kata-kata itu dan berharap banyak orang yang menghargainya, namun enggan ia menghargai orang lain. Jangan perdulikan mereka yang berteriak lantang dengan kata-kata itu, seolah-olah ia sangat menjunjung tinggi, tapi faktanya adalah mereka tau teori itu tapi enggan untuk di laksanakan. Kuharap kamu bukan yang seperti itu.

Kepada kamu yang terus ku semogakan

Pada akhirnya dalam ciuman terindah dalam kain yang berselimutkan doa, terseliplah kata-kata yang terus kita ucap. Seakan ia adalah pedal, semakin sering di kayuh maka semakin cepat kita sampai pada tujuan yang kita semogakan

Dan..

Kepada kamu yang terus ku semogakan

Semoga kau terus sejuk bagai embun, sehangat sinar matahari, dan sedamai langit sore. Lalu di suatu malam, dengan penuh kesyahduan kita akan bercinta di tengah bulan. Lalu berucap alhamdulillah untuk takdir yang selalu kita semogakan.

Bekasi, 11 desember 2016

12.27 WIB

  • view 241