Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Inspiratif 18 Mei 2018   22:10 WIB
Jangan dulu berbangga saat pasanganmu sudah mapan

Beberapa hari yang lalu ada seorang pria yang bertanya kepadaku. "Kenapa wanita menyukai lelaki yang mapan untuk dijadikan pasangan hidupnya?" Spontan aku menjawab "Karena hidup itu tidak hanya butuh cinta, kita butuh uang untuk memenuhi semua kebutuhan rumah tangga."

Dia diam sejenak, mengambil nafas. Dan sembari menatap mataku dia berkata dengan yakin. "Dengar, kemapanan itu bukan ukuran kebahagiaan pasangan. Coba kamu lihat pengusaha, artis, dan banyak orang yang mapan justru rumah tangga mereka berantakan. Kamu tau kenapa?" Aku menggeleng sembari memasang tampang bingung.

"Yang menjadi godaan lelaki di dunia ini ada tiga, harta, tahta dan wanita. Lelaki mapan sudah memiliki harta dan tahta, tentu akan mudah untuk mereka mencari wanita manapun yang mereka mau. Lelaki yang mapan akan lebih mudah tergoda untuk mencari wanita yang lebih baik dari kamu...." 

Penjelasannya belum selesai, tetapi aku sudah tidak sabar untuk menyela "Ya kalo gitu tinggal cari yang mapan dan mengerti agama, jadi dia tidak akan mudah tergoda." Lagi-lagi dia mengambil nafas lalu berkata dengan santainya. "Baik, sekarang jika dia mengerti agama akan menjadi jaminan bahwa dia tidak akan berpoligami? Banyak orang yang mengerti agama tetapi mereka memilih berpoligami. Kenapa? Karena mereka merasa mampu untuk mempunyai istri lebih dari satu. Sekarang kamu lihat tukang beca, boro-boro punya niat untuk poligami ngurus istri satu aja udah kesusahan."

"Tapi jika begitu berarti mereka tidak benar-benar mengerti agama. Tinggal cari saja yang benar-benar mengerti agama." Kataku tidak mau kalah.

"Itu juga belum menjadi jaminan, kamu pasti paham jika poligami diperbolehkan dalam islam, terutama jika diniatkan untuk menolong. Pertanyaannya sekarang, apa kamu rela dimadu meski niat suamimu untuk menolong?"

Aku menggeleng, dan dia meneruskan kata-katanya "Maka dari itu jangan mencari pasangan berdasarkan kemapanan, lihatlah agamanya terlebih dahulu. Bukankah lebih indah jika kita hidup dalam kesederhanaan dan saling menyayangi dibanding bergelimang harta tetapi penuh kesengsaraan? Kalaupun nanti jodohmu adalah pria yang mapan itu bukan menjadi masalah, itu sudah takdirmu. Yang menjadi masalah ketika kamu menunda menikah karena kamu belum menemukan calon yang mapan."

Karya : Nurul Fauziah