Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Puisi 5 Maret 2018   15:26 WIB
Sepasang Mata

Sepasang Mata

Tawa sore renyah pada mimik-mimik menawan
berkedip-kedip di layar yang bergelantungan di taman
lantas awan kelabu ikut bergelantungan
saat sepasang mata menyapu isi pemandangan

berseri-seri wajah dilayar itu
berdasi, bersepatu dan pandai berseru-seru
bersalaman, lalu dengan landang berseru
"ayooo kita harus bersatu!!"

sepasang mata itu menunduk
dapati kaos kumalnya yang kusut
celananya dengan kain yang susut
ah..... bila begini, bagaimana bisa tampangku berseri-seri
seperti yang nampak dilayar  itu?

Sore bersempunyi di balik senja
tapi, jingga keemasannya malu karena basah
mata itu berpaling ke sekeliling dengan resah
menangkap hujan yang menabur rundunya dengan hikmah

gubuk, istana, daun, pohon, dan jembatanpun basah
ia menyeret kakiknya secepat yang ia bisa
membelah rindu yang menitik dengan lebat
berharap telapaknya yang tak beralas lebih cepat dari rodanya pejabat

Tapi, bagaimana bisa?
kekinya meninggalkan jejak basah
dengan derap yang gesit
dalam benaknya ada tanya yang berbisik-bisik
tenteng "bersatu" yang sebelumnya terdengar dramatik

amboi... bersatu dalam hal apa?
satu dalam memilih dalam pemilihan, atau bersatu dalam kebhinekaan?
bila demikian, kenapa untuk membidik kemenangan,
rasisme selalu dan selelu dibenderakan?

pugawa-pugawa dibidak menjadi pion-pion yang diperselisihkan
gaduh tak beraturan
hinggah ada saat terkisah peperangan,
lalu siapa yang disalahkan kemudian?

sepasang mata yang berlarian...

Ternate, 13 Februari 2018
All By. N_g (Nuree)

Karya : N_g