Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Lainnya 28 Februari 2018   21:43 WIB
Kita Perlu Nglungsungi

Ada yang mengerutkan keningnya sambil berpikir, perlu nglungsungi? Apa perlunya?  Atau bahkan bergumam 'Apa itu nglungsungi?' Oke, biar nggak bingung langsung acab saja. Baca saja maksudnya.

Nglungsungi adalah istilah dalam Bahasa Jawa yang artinya berganti kulit atau sheeding. Umumnya nglungsungi ini terjadi pada hewan reptilia seperti ular sawah, ular ijo, ular tangga, ular naga panjangnya dan lain-lain. Nglungsungi bukanlah hal yang asing, sebab bagi seekor ular nglungsungi merupakan bagian dari proses kehidupannya. Ia nglungsungi 4-8 kali per tahun. Mula ia menghimpitkan badannya diantara dua buah batu kemudian melepaskan kulit lamanya dan mengganti yang baru. Begitu penjelasan internet. Ringkasnya nglungsungi adalah proses berganti baju bagi ular.

Nah, ternyata ada beberapa orang yang juga mengalami proses nglungsungi. Penyebab umumnya permukaan kulit kehilangan kelembapan, kulit menjadi kering dan akhirnya nglungsungi.

Tentu keadaan ini mengganggu  kenyamanan beraktivitas. Kalau kulit digerakkan rasanya kulit-kulit di sekitar ikut tertarik. Tapi, untuk mengurangi ketidaknyamanan kalian bisa mencoba 3 cara ini.

1. Lembabkan kulit
Bantu kulit menjadi lembab kembali, dengan mengoleskan baby oil atau olive oil secara teratur pada kulit yang nglungsungi

2. Berpikir positif
Sebagaimana ular, setelah nglungsungi, kamu akan mendapat kulit baru yang lebih cantik, jadi 'b' aja, bahagia aja.

3. Berpikir lebih positif
Barangkali, nglungsungi adalah salah satu cara kita belajar membaca hikmah. Bahwa setiap yang buruk dapat berganti yang baik. Dan manusia punya kesempatan itu sebelum tutup usia , sama seperti ular. Meninggalkan kulit lama yang buruk dan berganti kulit baru yang baik. Tapi jangan kulit saja,hati iuga perlu nglungsungi.

Thats why , kita perlu nglungsungi. Nglungsungi itu proses. Jadi nikmati saja, sambil mengumpulkan hikmah terserak lainnya.

Karya : Nurma Kasa