Untukmu yang Sedang Membaca

Nurma Kasa
Karya Nurma Kasa Kategori Lainnya
dipublikasikan 17 September 2017
Untukmu yang Sedang Membaca

Saat kau hanya perlu menyelesaikan mimpi yang kau mulai. Tidak perlu menilik mimpi orang yang telah sampai. Kecuali bagimu turut bahagia. Dan belajar dari cara menggapainya. Selain itu cukupkan. Karena iri biasanya dari situ berakar.
Tumbuhlah sebagaimana engkau tumbuh. Masing-masing bunga indah dengan mahkotanya. Meski tidak ada  yang sama. Setiap pekarangan punya jalan yang berbeda. Tapi sekuntum bunga akan tetap harum dan menarik kumbang untuk menyesapnya.
Iya, untuk kamu yang saat ini membaca. Lihatlah bayanganmu dalam kaca. Percayalah itu dirimu yang terbaik. Jangan lupa tambahkan doa untuk kebaikan akhlakmu pula, sebagaimana Tuhan membaikkan rupa.

***

Kertas berisi pesan itu kulipat lagi. Diam-diam aku membenarkannya. Dan barangkali ada seorang yang berbaik hati, menasehati.

Tidak tertera memang pesan ini untukku. Tapi aku yakin seseorang telah menyelipkannya dalam kotak pensil. Aku tidak tahu siapa. Karna di sini terlalu ramai. Tidak seorangpun sepertinya yang patut kutaruh curiga. Walaupun sebenarnya aku hanya ingin mengucapkan terimakasih saja.

"Hei, dicariin ketua OSIS lu."

Seorang teman meneriakiku.
Ketua OSIS mencariku? Kenapa? Jantungku memompa darah lebih cepat. Ada perasan mendesir saat mengulang 'ketua osis'. Sosok yang kuinginkan dalam diam.

Kuambil sebuah cermin kecil dari dalam tas. Sang ketua osis suka pada gadis berbibir merah muda. Aku ingin mengusapkan sedikit pewarna bibir, tapi urung kulakukan. Aku ingat pesan dalam kertas itu. Ya, aku sekarang adalah aku yang  terbaik dari Tuhan.

Kulangkahkan kakiku dengan percaya. Percaya bahwa setiap bunga cantik dengan mahkotanya. Harum dengan semerbaknya.

  • view 42