Drama: Seperempat

Nurma Kasa
Karya Nurma Kasa Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 13 September 2017
Drama: Seperempat

Perjalanan selama dua belas jam kurang lebih. Diantara ratusan orang yang punya keinginan sama,  pulang. Aku berada di sebuah kereta tujuan Pasar Senen-Malang.

Apa yg lebih membahagiakan dari kata pulang? Hanya saja beberapa orang tidak benar-benar  pulang ke rumah. Sehingga pulang bukan lagi terbaik dari banyak pilihan.

Tapi, rumah bagiku bukan hanya sebuah bangunan untuk tinggal. Ia juga tempat dimana hati menemukan kedamaian. Tanpa perlu memotretnya menjadi gambar. Tanpa perlu postingan lebay.

Jika rumah adalah tempat tinggal saja
Aku tak yakin kabar rumah dengan atap yg berlubang di sana-sini.  Angin yg menembus lewat selanya. Tetes-tetes air pada bak penampungan saat hujan tiba. Tapi rumah bukan hanya tumpukan batu bata.

Jadi pulanglah. Belajar lagi dari rumah. Biar mengerti arti pulang. Juga perjalanan yang menyertainya.

Pengalaman adalah guru terbaik. Kata-kata yg terlalu bijak untuk diabaikan kebenarannya. Ada banyak hal yg terjadi. Bahkan dari banyak itu hanya seperempatnya yang kita sukai. Tapi dari tiga perempat bagian lain yg kita benci, ada pembelajaran. Meski baru dimengerti setelah berlalu kemudian.

Aku masih berkutat dengan pc dan kertas-kertas ini. Selalu saja ada drama di hari Jumat waktu pulang kembali ke kampung halaman. Perasaanku menanti cemas detik jarum jam yang terus bergulir. Berharap lembaran kertas ini tidak akan memakan waktuku untuk tiba di stasiun. Keberangkatan kereta setengah tujuh malam.

Jakarta sungguh lekat dengan stereotype macet. Memang tidak bisa dipungkiri. Seolah-olah ada waktu dan tempat khusus yang mengekang Jakarta. Kota Jakarta, macet sudah biasa.

Cemasku tak juga pergi. Bahkan kini entah mengapa otot perutku bergerak tak dinamis. Menimbulkan bunyi-bunyian yang aduhai tak sedap. Kebiasaan lama ketika gugup. Seolah bertahun-tahun ia rindu kembali padaku. Semakin kuat tanda alam, saat beberapa email masuk terpampang di hadapan.

Ah,akankah ada drama lagi ? Ini sudah mendekati jam 5, waktu pulang.


  • view 35