Trip: Bahagia

Nurma Kasa
Karya Nurma Kasa Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 10 September 2017
Trip: Bahagia

Manusia berencana tapi Tuhan yang menentukan. Apalagi hanya sebuah wacana, bisa berubah di tengah jalan. Yang penting cara menyikapinya. Betul bukan?

Aku sudah bersiap dengan tas ransel yang penuh. Akhir minggu begini namaku laris di kartu undangan pernikahan. Ada perasan ikut bahagia untuk teman sendiri. Ada perasan nelangsa, "Ya Allah, aku kapan ya begini?"

Singkat cerita acara kondangan diselipi dengan aneka agenda. Tak mau hanya pergi-bertamu-kembali. Beberapa destinasi wisata didaftar demi memuaskan diri.

Kemuninglah jadi yang pertama. Sebuah area perkebunan teh dengan aliran sungai kecil diantaranya. Permainan river tubing jadi pilihan. Beberapa ban dalam , barangkali milik truk besar, diikat sejumlah delapan. Pemandu permainan berada di paling depan. Di susul kami yang amatiran. Ban itu berjalan mengikuti aliran sungai. Ada beberapa turunan yang menyebabkan kami agak terpelanting dan basah dengan cipratan. Walau sederhana, kami berteriak-teriak kesenangan. Seperti kanak-kanak, riang tanpa beban. Melewati riak sungai yang tak seberapa. Tapi terasa paling bahagia.

River tubing selesai di aliran yang tenang. Kami diijinkan turun dan berenang. Dengan air hanya sedada, yang tak bisa berenangpun bisa menikmati dinginnya. Penduduk sekitar yang mengelola kawasan ini ikut memperhatikan. Barangkali terheran-heran melihat tingkah kami berjumpa air segar. Tapi kami santai saja. Karena perjalanan itu membahagiakan bukan hanya karena tempatnya. Tapi karena bersama mensyukuri setiap kesempatan wisata.

Asli. Menyenangkan. Sila dicoba.

  • view 46