Lamaran Si Al: Bagian 3

Nurma Kasa
Karya Nurma Kasa Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 29 Agustus 2017
Lamaran Si Al: Bagian 3

"Tinggimu berapa?"

Duk. Jantung Si Al berdetak makin tak karuan. Matanya menatap nanar seperti kembali ke masa lalu. Kaki kanan si Al menyodok kaki kiri Odi. Sayangnya Odi kelewat peka, sehingga hanya memindahkan telapak kakinya menjauh.

Bang Rei menatap si Al dan Odi bergantian.

"Kenapa tegang begini sih jadinya?" jari tangan Bang Rei menggosok bagian bawah hidungnya. Emang asli seperti model. Bikin salah fokus, termasuk hidungnya. Tapi nggak penting. Yang paling utama bagi si Al saat ini adalah masalah lamarannya jelas dan terang. Seterang hari ini yang ditempa cahaya matahari. Entah bantuan apa yang mampu diberi Bang Rei. Letakkan prasangka baik saja. Pertemuan ini juga garis tangan Allah.

"Semoga bukan jadi asisten model," si Al bergumam pelan.

Bang Rei masih terus menggosok bagian bawah hidungnya. Dan beberapa detik kemudian.

"Aaaaa...Alhamdulillah," bang Rei mengatupkan kedua telapak tangannya ke mulut.

"Yarhamukallah," jawab Odi dan si Al serentak.

Barangkali karena kombinasi kuah cuanki dan sambel yang sedap di samping, hidung mancung bang Rei jadi sensitif. Kalau si Al cuma hatinya yang sensitif. Jadi rangsangan macam itu tak akan memgusik hidungnya. Lagipula dia berhidung tawadu.

"Bicarain lamarannya sambil makan cuanki ya biar nyantai. Udah gatel hidung saya," tangan bang Rei yang maco itu memanggil tukang cuanki yang sedang mangkal.

"Tuh kan, belum juga lamaran diterima, udah main makan aja. Hemat ini," si Al menghembuskan nafas kuat-kuat sambil melongok ke dalam dompetnya. Tinggal sepuluh ribu satu lembar, dua lima ribuan tahun emisi lama, satu lembar dua ribuan yang diisolasi pinggirnya dan beberapa receh dua ratusan. Bibirnya komat-kami lagi beristighfar. Ujian.

Angin bertiup sepoi-sepoi. Tapi yang adem cuma hati bang Rei dan Odi, sementara si Al tetep aja ademnya campur panas deg-deg an. Entah bagaimana nasib  lamaran selanjutnya, cuanki juga.

 

  • view 36