Bagaimana Denganmu?

Nurma Kasa
Karya Nurma Kasa Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 28 Mei 2017
Bagaimana Denganmu?

Lembaran yang begitu asing di hadapanku. Tak pernah sebelumnya aku terpikir akan menghadapi kertas semacam ini. Setiap kali menyibak, tanganku gemetar. Rasanya ada kekuatan besar yang membuat tubuh ini bereaksi tak karuan.

Lembaran yang harus kuakrabi. Aksaranya membuat jemariku di jalari udara dingin, seperti berada di pegunungan. Dadaku seperti langit 1 Januari malam, meledak penuh warna. Tak terasa ada bulir yang menggantung di pelupuk mata. Tapi kali ini ia berpadu dengan bibir yang melengkung sempurna. Air mata yang berbeda. Air mata bahagia.

Aku tak tahu harus berkata apa padamu. Kemarin sudah cukup berani bukan untukku bilang suka. Tapi aku terlalu berbangga. Nyatanya kamu lebih berani dariku. Lebih luar biasa.

Aditya Raka Abdurrahman. Aku memanggilmu Adit. Seseorang yang kala itu mengucap hati-hati kepadaku. Seseorang yang kala itu berbonceng dengan gadis tak dikenal. Ah, ternyata itu sepupumu. Aku terlalu dalam berspekulasi.

Adit, kini aku membaca data dirimu. Lembaran kertas yang kamu berikan lewat ibuku. Tentangmu yang lebih rinci dari sekedar CV (curiculum vitae) di kantor. Tentangmu yang lebih akurat dari info sosial media.

Ternyata kamu lelaki yang ditanya ibuku. Lembaran kertas yang kamu mintakan ijin pada orang tuamu juga. Ternyata kamu sungguh-sungguh untuk itu. Lembaran kertas yang menyita seminggu waktu cutimu. Apa kamu tidak apa-apa memutuskan hal ini? Kuharap begitu

Adit, jadi kamu ingin aku mengenalmu. Lewat serangkaian kata ini. Lewat tulisan ini. Kamu tahu? Aku begitu menikmatinya. Aku tak berhenti doa. Takut kalau-kalau rasa suka ini mempengaruhi segalanya. Atau bahkan mendominasi keputusan. Walau aku sudah suka lebih dulu, aku ingat kata-katamu. Kamu berikan ini dan bilang aku harus hati-hati mengenali.

Adit, ini diriku tergambar juga melalui pena. Aku bukan gadis sempurna. Tapi aku akan berusaha menjadi yang terbaik jika kamu memberikan kesempatannya. Pun kalau, kamu tak melanjutkan perkenalan ini. Setidaknya aku dan kamu sudah mencoba berjalan di jalan yang tepat.

Adit, bagaimana denganmu?

  • view 44