Topeng

Nurma Kasa
Karya Nurma Kasa Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 28 Desember 2016
Topeng

Seporsi salad tuna terhidang di meja makan. Di atas piring putih tersaji kombinasi sayur dan tuna yang beromega tinggi. Secara visual memang tampak menggiurkan. Ala-ala orang eropa bergaya hidup sehat dalam santap makanan.

Bersemangatlah dengan satu kali tusuk, garpuku mengantarkan. Mulutku menerima dengan jalan lebar. Tapi nyatanya reseptor di lidah mengamuk karna tak tahan. Hingga otak akhirnya mengirim pesan bahwa lidahku tak sejalan. Ini bukan yang biasa dimakan. Gara-gara tertarik tampilannya. Lidah dan perut kecewa pada akhirnya.

Terkadang memang penilaian berawal dari luar. Ketika membeli buku, maka tak jarang kita memilih sampulnya dulu sebagai pertimbangan. Ketika memilih pasangan, sering kali memikirkan dulu apakah ia rupawan.

Tak salah dan tak bisa disalahkan. Karna mata memang butuh persetujuan. Tapi tahukan hati pantas memberi saran?

Sesungguhnya apa yang kita butuhkan? Tampilan buku atau ilmu? Makanan dengan tampilan semarak atau makanan dengan rasa enak? Pasangan yang rupawan atau pasangan yang membawa kebaikan?

Jangan terburu-buru memutuskan.Yang terlihat tak selalu sama dengan yang tersimpan. Jangan menilai dengan topeng yang yang dikenakan.

  • view 232