The K2

Nurma Kasa
Karya Nurma Kasa Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 24 Desember 2016
The K2

Pria itu sebut saja K2. Ia punya kemampuan bela diri namun tak cakap menggunakan pistol sebagai senjata 'pembunuh' karna sebuah trauma. Kali ini diincar seseorang tidak dikenal. Sejak keluar dari pasukan khusus militer Korea, ia menjadi cukup 'berbahaya'. Tentu saja, bagi sebagian orang yang bersebrangan dengan K2. Padahal ia hanya tak bisa membiarkan orang yang tidak bersalah mati sia-sia.

Singkat cerita, ia tinggal di sebuah daerah yang jauh dari pusat kota. Tempatnya tenang dan bahkan terbilang cukup sepi. Namun sehari sebelumnya ia tak sengaja menyaksikan tindakan asusila pejabat negara. Ketenangan yang ia rasa menjadi tak bertahan lama. Karna K2 diincar sebagai target saksi mata yang ingin dihilangkan nyawanya.

Pria yang ditugaskan membunuhnya bersenjata tajam. Ia mengincar dan berusaha menusuk K2. Usaha pria itu gagal. Bahkan akhirnya ia terpaksa berduel tangan hampa dengan K2. Kemampuan K2 memang divisualisasikan luar biasa. Maka sebagai peran utama, ia tak mudah dikalahkan begitu saja. Si pria pengincar kalah telak olehnya.

Inti ceritanya sampai akhir, K2 memenangkan semua pertarungan yang ada.

K2 sebenarnya sama saja dengan kita. Dalam hidup yang kita jalani, kitalah peran utama. Setiap orang memiliki keterbatasan seperti K2 yang terserang trauma. Namun setiap orang juga punya solusi untuk mengatasinya. Seperti K2 yang bisa mengalahkan musuhnya bahkan dengan tangan hampa.

K2 bisa berarti kendali dan kendala. Manusia setiap hari dihadapkan pada kendala. Tapi Tuhan memberikan kita kendali untuk mengatasinya. Bagaimana mau jadi K2?

 

 

  • view 195