Suatu pagi

Nurma Kasa
Karya Nurma Kasa Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 17 Desember 2016
Suatu pagi

Matahari sudah naik agak tinggi. Sinarnyapun cukup kuat untuk membuat dahi dahi berkeringat. Tentu saja bagi mereka yang memulai aktivitas di luar rumah.

Aku masih berkutat dengan baju seragam dan tas sekolah. Ibu telah memperingatkan untuk bersiap saat malam. Tapi aku beberapa kali tak acuh lalu mendapati masalah sendiri di pagi hari. Panik mencari topi atau kebingungan tanpa dasi. Ibulah yang akan mencari dan akhirnya membuatku tak bingung lagi.

Setelah selesai semua, aku berpindah ke dapur. Tanpa berpikir panjang, tanganku meraih piring dan menumpahinya nasi serta lauk. Aku mengunyah dengan tempo cukup cepat. Memindahkan seluruh isinya ke perutku. Lalu bersegera mengayuh sepeda ke sekolah.
"Ibu, aku berangkat!"

Seperti template yang sama setiap harinya. Aku datang ke sekolah dengan perut kenyang dan tenggorokkan tanpa dahaga. Lalu hariku yang panjang tak terganggu dengan urusan perut semata.

Itu baru gambaran kecil di pagi nan ceria. Dari dua empat jam lainnya, ada banyak hal yang tanpa sadar begitu lancar luar biasa. Ada banyak hal kecil yang ternyata efeknya luar biasa.Terimakasih ibu tercinta. Tak akan cukup sepotong kata dari anak nakal ini membalasnya.

 

  • view 149