Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Catatan Harian 12 Desember 2016   21:04 WIB
Apa warnamu?

Aku tidak seberapa ingat kapan mengenal warna. Tapi pada masa kecil, aku punya cerita beda  tentang warna.

Dulu ketika aku berusia sekitar lima, hal yang sering kulakukan adalah mewarna. Kegiatan mewarna memang menyenangkan. Meskipun nanti sisa warnanya banyak tertingal di jari jemari. Tapi sesederhana itu bisa jadi bahagia bagi anak TK.

Suatu hari aku mewarnai gambar daun dengan warna merah. Saat melihatnya, bulekku melemparkan tanya.
"Kok daun warnanya merah?" ucap bulekku dalam bahasa jawa.
"Iya, soalnya di rumah bu Dadi warnanya merah," jawabku seadanya.
Beliau hanya tersenyum dengan sedikit raut berbeda. Aku menduga bahwa beliau merasa aneh dengan apa yang aku kerjakan. Warna merah untuk sebuah daun.

Bu Dadi itu guru ngajiku sewaktu kecil. Beliau sangat sabar, sehingga beliau seringkali membiarkan kami, muridnya, berlarian di seluruh area rumah. Dan salah satu area yang aku suka adalah tepian dindingnya dengan jajaran rapi tanaman berdaun merah. Dari situlah aku punya ide memberi warna daunku dengan crayon merah.

Warna daunku merah dan bukan hijau. Iya, benar begitu. Barangkali terlihat tak lazim. Tapi tak lazim belum tentu tidak benar bukan?

Maka itu berlaku pula untuk sebuah pendapat. Suatu hari kita mungkin memilih warna yang berbeda dengan tetangga, teman bahkan keluarga. Tapi belum berarti pendapat kita salah karna paling berbeda. Prinsipnya, asal tak bersebrangan dengan aturan Tuhan sampaikan saja. Siapa tahu tanaman berdaun merah kita memang langka dan mahal harganya.

Selamat mencoba.

Karya : Nurma Kasa