Bunga Kertas

Nur Mahmudah
Karya Nur Mahmudah Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 27 Agustus 2017
Bunga Kertas

"Inih....." Ia menyodorkan setangkai bunga kertas kepadaku.

Aku diam tak bergeming. "Ambillah,,, ini untukmu" Ia memindahkan setangkai bunga itu ke dalam genggamanku.

Mataku membulat. Heran, bingung. "Ini? Bunga kertas".

Ia mengangguk, matanya berbinar. 

" Tapi kenapa? " Tanyaku. 

Biasanya para pria itu akan berlomba melakukan apapun untuk mengambil hati wanitanya. Apalagi dia sangat tahu kalau aku menyukai bunga.

Ia kembali menundukkan pandangan. Memainkan kedua kakinya.

"Bunga kertas itu, aku buat sendiri". Ia tersenyum, menatapku sebentar lalu kembali menatap bumi. "Maaf bukannya memberimu bunga tulip yang kamu suka, aku malah membawakan bunga kertas berantakan itu". Ia mengambil jeda sejenak.

"Karna, kalau nanti kau izinkan aku untuk hidup bersamamu. Aku ingin buatkan taman bunga kesukaanmu. Jadi kamu bisa menikmatinya, setiap saat kamu mau. Tanpa harus memetiknya dan membuatnya layu beberapa hari kemudian".

Haru, aku tersanjung. Laki-laki yang sedang berdiri di depanku ini ternyata memikirkanku sejauh itu. Laki-laki pemalu, tak romantis, tapi selalu tahu menyenangkan hatiku. Ah, bagaimana mungkin aku membiarkannya berlalu.

"Hei, lihat aku sebentar. Kau mau tau respon atas pernyataanmu itu kan?"

Ia mengangkat wajahnya ragu-ragu. Mungkin ia takut responku akan menyakitinya. 

Sekarang ia sudah benar-benar menatapku mantap. 

Aku mengangguk tanpa berkata apapun. 

"Maksudmu?" Ia mengernyitkan dahinya.

Aku tersenyum dan mengangguk sekali lagi. Ia tertawa. Mungkin mulai mengerti maksudku. 

  • view 23