Hanya Sementara

Nurlita Rahmasari
Karya Nurlita Rahmasari Kategori Motivasi
dipublikasikan 01 Februari 2017
Hanya Sementara

Aku pernah merasakan bagaimana lelahnya berjuang, lelahnya diberi berbagai harapan yang membuat hati terbang melayang sangat tinggi yang pada akhirnya dijatuhkan, terhempas begitu saja. Menurutmu sakit kah ?

Aku pernah merasakan dipuja-puja, dimanja, diperlakukan bagai putri kerajaan meski aku tak pernah meminta diperlakukan seperti itu. Bahagiakah ?

Aku pun pernah merasakan dikhianati atas pengorbanan yang dilakukan untuk seseorang yang amat berarti dalam hidupku. Namun ternyata apa yang menurutku berarti, belum tentu sebaliknya.

Kamu tahu? Terkadang hidup dalam sekejap bisa membahagiakan, namun kemudian bisa sangat menyakitkan. Kuasa alam atas semua itu. Yang pasti, siap atau tidak kamu harus tetap melangkah kedepan, entah itu dengan cara berlari, berjalan, atau merangkak sekalipun! Asal jangan melihat kebelakang lalu berlari ketempat awal. Tempat saat kamu akan memulai. Karena, jika itu terjadi mungkin kamu akan kehilangan sesuatu yang seharusnya kamu dapatkan saat ini, kebahagiaan atas penantianmu berjalan kemarin.

Syukurilah atas kebahagiaan yang kamu dapatkan kemarin, jadikan pelajaran atas kekecewaan mu kemarin, dan yakinilah bahwa esok kamu akan menikmati kebahagian atas perjalanan terjalmu kemarin dan hari ini :) karena nyatanya sekarang hanya tempat persinggahan untuk esok yang abadi.

  • view 69