Meracau

Nurlatifah Kafilah
Karya Nurlatifah Kafilah Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 20 September 2017
Meracau

Rasa itu amat bisa membunuh. Bagai belati bening tak kasat mata. Dapat menghujam kapan saja. Menusuk tepat di ulu hati.

Ia tak pergi namun tak menetap. Ia tak nampak namun begitu jelas terlihat. Ia tak asing namun sulit untuk dikenali. Rasa itu begitu abstrak.

Ada sesak yang menyeruak. Ada pilu yang kian kelabu. Saat sakit mulai menjangkit. Menjadi luka yang kian menganga. Kala rasa itu mulai merasuk nurani.

Hanya butuh gelombang-gelombang longitudinal sebagai penawar. Di waktu yang tepat untuk sebuah superposisi. Agar dapat terproyeksi dalam sanubari. Memantul-mantul layaknya di dalam sebuah benda hitam yang sekuat tenaga membuatnya tetap bertahan.

Betelgeuse, kini aku mulai meracau.

  • view 32