Aku memutuskan untuk 'tidak'

Nur Hikmah Safilarial
Karya Nur Hikmah Safilarial Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 25 November 2016
Aku memutuskan untuk 'tidak'

Aku melihat sendiri bagaimana cinta bisa hilang dari dua orang yang telah hidup bersama. Akhirnya aku percaya, bahwa cinta bisa hilang dan yang tetap membuat rasa itu bertahan adalah komunikasi. Aku melihat sendiri. Aku merasakan bagaimana gerahnya hidup diantara dua orang yang hidup bersama tapi sudah tidak saling cinta.  Dan akhirnya aku kalah. Aku berpikir aku tidak akan menikah. Tidak pada lelaki yang kurang baik, tidak pada lelaki yang baik2. Tidak. Untuk terakhir kalinya aku bilang tidak. Benar2 tidak. Tidak akan memberikan hatiku sebisanya. Maka jika ada doa yang paling aku harapkan terkabul saat ini adalah Allah tidak memurkai ku dan aku tetap umat nabi Muhammad meski satu sunnah nya aku 'tidak' kan. Ya Tuhan bagaimana mungkin aku memutuskan ini. Tapi, aku tidak berani mengambil pilihan lain selain ini. Aku terjebak dalam keadaan yang tidak memberiku banyak pilihan. Maka ijinkan aku menghabiskan hidupku untuk berbakti, untuk mengabdi pada keluarga, untuk berbagi pada siapa saja. Maka besarkan hatiku untuk melupakan pernikahan impian ku, keinginan mendidik anak2 yg lahir dari rahimku, meraih surga dari ridho seorang lelaki yang bisa kusebut suamiku. Ya Tuhan bagaimana mungkin aku seyakin ini. Bagaimana bisa aku mengalah sampai sini saja. Bagaimana... 

  • view 202