(?)

Nur Hikmah Safilarial
Karya Nur Hikmah Safilarial Kategori Proses Kreatif
dipublikasikan 03 Agustus 2016
(?)

Tak perlu cemas. Anggap saja jauh itu hanyalah satuan jarak yang dibesar-besarkan oleh rindu (-Penagenic-). Rindu, kau tahu, tidak mengenal waktu rehat. Bagai pegawai toko yang segenap hidupnya adalah hutang yang harus dibayar besok siang. Bagai suatu negeri sedang berjuang menebus jiwanya dari tangan orang-orang asing (-M Aan Mansyur, Tiada New York Hari Ini-)

Aku tidak punya dalil untuk membenarkan atau menyalahkan. Tetap memelihara rindu yang semakin besar dalam kejauhan dan rehat yang tak berkesudahan ini halal atau haram. Hanya saja jika rindu ini adalah salah satu perasaan yang mewakili cinta, meski mencintaimu adalah salah ketik, meski mencintaimu adalah salah saya yang lain, saya tetap ingin bilang bahwa keduanya saya sengaja.

(-Kotak-nasi, @aanmansyur, dalam tambahan dan editan gadis jingga di ujung senja-)


  • Simfoni Negeri
    Simfoni Negeri
    1 tahun yang lalu.
    merindu dalam ketidaktahuan sungguh menyebalkan. kita dihadapkan pada jalan yang boleh atau tidak. karena saking bingungnya, akhirnya kita menabrakkan diri pada rasa cemburu dan sakit hati.