Alif, Lam, Mim

Nur Hikmah Safilarial
Karya Nur Hikmah Safilarial Kategori Inspiratif
dipublikasikan 22 Mei 2016
Alif, Lam, Mim

Film tentang dunia. Khususnya Indonesia 10 tahun yang akan datang dari 2016. Ya, 2026 dimana katanya revolusi berakhir. Indonesia menjadi negara liberal yang terlihat damai dan anti kekerasan. Hak asasi menjadi prioritas. Aparat negara tidak boleh menggunakan peluru tajam. Kemampuan bela diri menjadi kebutuhan yang sangat penting untuk para penegak hukum, maupun pelanggar hukum. Beberapa orang memiliki kemampuan bela  diri diatas rata-rata.

Tentang persahabatan. Alif, Lam, dan Mim adalah 3 orang sahabat yang memiliki sudut pandang berbeda dalam menunjukkan kebenaran. Puncaknya ketika Alif memilih untuk mengikuti rekruitmen tentara sipil, mengabdi pada negara dan bertekad menegakkan hukum. Pasalnya, Alif begitu geram pada penjahat yang telah membunuh kedua orang tuanya dan ingin membalas dengan bergabung di aparat pemerintah. Lam, memutuskan untuk meneruskan tulisan tentang  kebenaran agar setiap yang  membaca tau dan mengerti apa arti dari kebenaran. Mim, dengan keinginan simpel nya untuk mati khusnul khotimah, menetap di pesantren untuk mengabdi dan menyebarkan kebaikan lewat agama.

Kemampuan bela diri Alif sungguh luar biasa. Ia bergabung dalam aparat kepemerintahan. Ya, Letnan Alif yang dikenal idealis dan ambisius. Bakat dan kemampuan Alif dalam bertempur tidak ada dua nya. Diakui sendiri oleh atasan nya, Kolonel Mason. Hingga dalam suatu perkara, Alif dinyatakan terdakwa melakukan pelanggaran hak asasi berat, karena ada di TKP pada saat kematian seseorang yang penyebabnya dianggap fatal. Jika seseorang itu meninggal dalam perkelahian karena benturan, patah-patah, itu masih bisa ditolerir. Tapi, kepala seseorang itu tertembus peluru tajam. Dengan terpaksa, Alif harus menerima skors selama 2 minggu. Tapi, bagi Alif tidak masalah. Yang paling penting dalam hidupnya adalah..menumpas kejahatan.

Lam, sang jurnalis, yang tulisannya acap kali masuk dalam nominasi award. Salah satu jurnalis terbaik di kantor tempat dia bekerja. Yang tidak buta pada tawaran untuk menulis. Baginya, tidak boleh ada dusta. Menulis dengan hati adalah cara terbaik. Hingga terjadi peledakan bom di salah satu kafe dan Lam menelusuri kasus itu lalu menulis artikel dengan judul kejanggalan peledakan bom di candi coffee. Namun, belum selesai tulisan kronologi dari apa yang ia ketahui setelah datang dan melihat langsung di TKP, Lam dikejutkan dengan pernyataan atasan nya bahwa berita tentang peledakan bom itu sudah dirilis secara online. Lam, terus berusaha memberi tau bahwa kejadian peledakan bom itu tidak sesederhana yang telah ditulis 2 rekan nya setelah Lam membaca dengan sekilas berita yang diperlihatkan kepadanya. Lam, terus berusaha dan menyampaikan bahwa ia menemukan klu yang bahkan tidak diketahui media lain dan aparat. Tapi, apa boleh buat, tanpa banyak kompromi atasan Lam menyodorkan tiket ke bromo. Setiap kali Lam mengusut kasus tentang teroris, Lam selalu dibuang meliput. Karena...Lam bekerja berdasar fakta.

Mim, seseorang yang mengabdikan dirinya di sebuah pesantren. Pembawaannya begitu tenang dan sangat takdzim pada kyai nya. Sampai suatu ketika pesantren terlibat dalam pemboman yang juga menjadi topik dalam tulisan Lam, karena pada saat kejadian beberapa lelaki berjubah dan berbolang baru saja meninggalkan kafe yang dicurigai kuat adalah orang-orang dari  dalam pesantren. Ada satu tas dari salah satu lelaki berjubah tersebut yang tertinggal dan diduga menjadi penyebab dari meledaknya candi coffee. Pengabdian Mim pada pesantren sungguh tak terelakkan. Baginya disitulah rumahnya dan dia akan mempertahankan meski nyawa nya menjadi korban. Hidup dan matinya hanya untuk Allah semata.

Film dengan alur maju mundur ini memperlihatkan  gambaran fiksi yang luar biasa tentang kemajuan dunia terutama perihal teknologi. Menunjukkan ambisius dan egoisme setiap orang yang ingin menciptakan kedamaian. Menyelipkan kesetiaan seorang istri dalam menemani perjuangan sang suami. Mengandung unsur ketahanan cinta dari 2 orang yang harus terlibat dalam pertarungan antara keinginan dan apa yang harus dilakukan. Dan tentang persahabatan prinsipil yang saling melindungi. Mungkin ada banyak lagi pelajaran yang bisa diteguk dari film yang berdurasi 1 jam 43 menit 10 detik ini. Apa2 yang saya tuliskan diatas adalah isi dari film ini berdasar dari semua kutipan-kutipan atau pembicaraan para tokoh dengan kebisaan editor seadanya. Mohon maaf jika ada terselip opini yang tidak sesuai.  Daaaaan maaf kalo spoiler *antaraspoileratausayatelatnonton* hahaha Semoga bermanfaat. See, apa yang akan benar-benar terjadi pada dunia berpuluh tahun yang akan datang :D

 

 


  • Komentator Ngasal
    Komentator Ngasal
    1 tahun yang lalu.
    saya merasa cukup baca ulasan ini. gak perlu nonton.

  • Dinan 
    Dinan 
    1 tahun yang lalu.
    Ulasan yang menarik Mba Nur.

    *_*

  • Dicky Armando
    Dicky Armando
    1 tahun yang lalu.
    Film ini sangat bagus, dan sayangnya baru beberapa hari tayang--langsung dicekal, entah karena apa.
    Tapi kalau saya bilang ini film menguak teori konspirasi yang nyata terjadi atau mungkin membuat orang mengira bahwa memang sedang terjadi konspirasi.
    Menggambarkan sebuah negara X yang "disetel" oleh pihak tertentu.
    Coba perhatikan nama kolonelnya: Mason. Ada yang aneh? Menurut saya kependekan dari FREEM4SON (huruf "A" sengaja saya ganti jadi angka "4"), sebuah organisasi yang konon katanya punya kuasa untuk mengatur dunia dengan kekuatan finansial tak terbatas, di mana cermin dari paham zionis.
    Sementara zionis memiliki kekuatan untuk mengatur media, selama ini mereka memilih apa yang kita tonton setiap hari-nya di televisi. Kemudian sesuai dengan sebuah prinsip dalam protokol zionis, bahwa mereka harus menguasai media, sehingga bisa memerintahkan mana tayangan yang layak naik dan turun.
    Maka ... kira-kira kenapa film ini dicekal? Ah ... pikiran saya mulai "ngawur".

    • Lihat 4 Respon