Kedai cinta #part 1

Nur Hikmah Safilarial
Karya Nur Hikmah Safilarial Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 15 Mei 2016
Kedai cinta #part 1

Aku tidak suka kopi, kata mereka kopi itu pahit. Setelah ku coba, ternyata memang pahit. Tapi km bilang, untuk mencintai sesuatu, harus kita biasakan. Aku menuruti saran mu dan mulai rajin menghabiskan waktu di kedai itu, kamu benar lagi, rasa pahit itu mulai beubah sensasi menjadi kenikmatan di setiap teguknya. Dan seiring berjalannya waktu, aku mulai menyukai kopi. Tapi, masalahnya aku juga jadi mencintaimu karna terbiasa.


Meja ke-4 di sudut kedai itu adalah tempat favorit ku. Aku dak mudah terganggu oleh keramaian, jadi duduk di dekat pintu masuk bukan masalah. Aku masih bisa  berkonsentrasi penuh dengan novel ku. Ikut hanyut dalam setiap potongan ceritanya.


Kopi ku sudah datang, aku lirik kepulan asap nya sebentar sambil tersenyum. Uap panasnya sedikit menampar muka ku. Tapi aku belum berniat menikmati nya. Jadi, mataku kembali bermain pada buku yang ku pegang. Hingga, ada suara samar yg ku kenal. Eh bukan, lebih tepatnya ku tunggu. Sosok itu selalu saja mengalihkan perhatianku. Meski samar, apa yg diucapkannya masih bisa ku dengar dengan jelas. Dia bilang 'nikmatnya kopi bisa hilang bersama derajat panasnya'. Aku reflek menoleh dan tersenyum dibalik punggungnya, karna dia memang pergi setelah mengucapkan tanpa menunggu reaksi ku. Selalu begitu, dan kalimatnya selalu menghipnotis ku.

  • view 104