Gadis Cantik Dan Anak Kecil Miskin.

Nugroho Tri Wibowo
Karya Nugroho Tri Wibowo Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 03 April 2016
Gadis Cantik Dan Anak Kecil Miskin.

Di satu sudut pandang kampung hijau, bersih dikelilingi hamparan sawah, dan gunung yang indah, tinggal seorang Gadis Cantik disebuah rumah kontrakan yang disebelah kontrakan gadis cantik itu terdapat 2 orang miskin nenek tua dan cucu yang ceria dengan gubuk beralas tanah, berdinding kayu, beratapkan jerami.

?

Pada suatu malam selepas maghrib kampung itu mati lampu.

Dirumah kontrakan Gadis cantik itu mencari lilin ditengah kegelapan disinari lampu dari handphone miliknya, didapur kontrakanya terdapat 3 batang lilin masih utuh.

"Kaka cantik, kaka cantik" (sembari mengetuk pintu) suara lantang anak kecil terdengar mengejutkan Gadis cantik yang sedang berada di dapur kontrakan.

Ia berlari kecil bergegas membuka pintu.

"Kaka cantik punya lilin ?" tanya anak kecil itu dengan raut wajah polosnya.

Gadis itu berfikir dan berkata di dalam hati "Jangan! Jangan dikasih lilinnya! Nanti dia akan terus menerus meminta, jadi kebiasaan nantinya"?

"Maaf dek, Kaka tidak punya lilin" sembari bersimpu, jawab lembut gadis cantik itu dengan senyum diwajahya.

Anak kecil itupun tersenyum kegirangan bahagia terlihat diwajahnya. "Yakan, sudah aku duga pasti kaka cantik tidak punya lilin" sahut anak kecil disela kebahagiaan yang entah dari mana asalnya. "Ini ka, aku ada lilin dua, buat aku satu, buat kaka cantik satu" anak kecil itu menjulurkan tangan kearah gadis cantik dengan lilin digenggamannya. "Biar kaka cantik ga kegelapan, kan lagi mati lampu" imbuhnya sambil tersenyum.

Seketika Gadis cantik itu menangis dan langsung memeluk dengan erat Anak kecil tersebut. "Disaat miskin pun mereka masih bisa berbagi, sungguh indah nikmatmu ya rabb" dalam hati gadis cantik itu berkata dengan linangan air mata dipelukan anaka kecil itu.

?

*Berbagi itu indah, selagi kalian bisa dan mampu kenapa tidak.?

?

Jakarta, 3 April 2016 (Gadis Cantik dan Anak miskin yang selalu ceria)