Belajar

Nunik Fatmawati
Karya Nunik Fatmawati Kategori Renungan
dipublikasikan 02 September 2016
Belajar

Aku mulai belajar memahami bahwa usaha tidak selalu berujung pada terwujudnya keinginan, dan kenyataan tidak selalu sejalan dengan harapan. Bahwa doa tidak selalu terjawab sebagai sesuatu yang sama persis seperti yang aku bayangkan. Ada banyak sekali bentuk terkabulnya doa, walaupun terkadang tidak mudah untuk memahaminya.

Aku mulai belajar untuk menyimpan semua harap dan keinginan didalam doa. Karena setiap doa yang terucap, tak ada satupun yang tidak didengar, tak ada satupun yang tidak dikabulkan. Percaya bahwa dengan kekuatan doa mungkin bisa mengubah takdirNya. Lagi-lagi ini hanya soal pemahaman dan penerimaan akan setiap jawaban doa.

Aku mulai belajar untuk selalu bersyukur atas setiap doa yang diperkenankan, harap yang diwujudkan, keinginan yang dipenuhi, kebutuhan yang dicukupi, dan semua nikmat yang tidak bisa disebutkan satu-persatu. Yakin bahwa selalu ada alasan untuk selalu bersyukur bahkan disaat ujian terasa berat sekalipun.

Aku mulai belajar untuk bersabar menanti setiap ketetapanNya. Bahwa rencanaNya selalu tepat waktu, tidak ada yang dipercepat atau diperlambat. Bersabar bahkan di saat belum ada jawaban apapun dariNya. Lagi-lagi ini hanya masalah waktu sampai kita bisa memahami rencanaNya.

Aku mulai belajar untuk ikhlas, menerima setiap keputusanNya, bahkan disaat rencanaku tidak sejalan dengan rencanaNya. Bahwa sehebat dan sekeras apapun doa dan usahaku kalau Allah tidak menghendakinya terjadi maka tidak akan terjadi. Begitupun sebaliknya.

Dan…

Aku akan terus belajar memahami bahwa rencanaNya adalah selalu yang terbaik, karena Dia adalah penulis skenario terbaik.

“Indeed Allah is the Best of planners”

Tenggarong, 010916

new (n_n)

  • view 167