Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Catatan Harian 7 April 2018   19:47 WIB
APRIL

APRIL




Berakhir di 10 detik tatap matamu...
Aku tidak peduli April pagi ini indah ataupun buruk, Karena April tempatku terlahir juga tempatku untuk kembali.

Kepada April, aku belum tau seperti apa rupaku, juga rupamu.
Saat ini aku sedang mengalami konflik batin dengan diriku sendiri.
Aku ingin sedikit bercerita kepadamu, aku bukanlah orang baik dan sedang berusaha memperbaiki diri. Aku belum bisa memaafkan diriku sendiri atas kegagalan demi kegagalan yang aku alami. Tapi aku terus mencoba bertanggungjawab atas segala perbuatan dan kewajibanku.

Mungkin sekarang aku sedang berfikir keras, merasa kesal dengan semua yang terjadi hari ini. Tapi kali ini aku tidak sendiri, ada kamu yang akan menemaniku.
Tetaplah berjalan beriringan denganku... Sebenarnya itu yang selalu kuinginkan.
Sebenarnya aku tidak pernah ingin membiarkan kita saling berjauhan... Tapi mungkin kita sedang menjalani arah yang berbeda.

Tetaplah berlari, meskipun mungkin terasa lambat. Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Jangan mundur, karena kamu tidak pernah tahu sudah sedekat apa langkahmu dengan Impianmu selama ini. Tetap semangat. Tetap berdoa.
Karena masa depan sungguh ada,
dan harapanmu tidak akan hilang…

Yang aku bisa hanya menjanjikan kepadamu, suatu hari nanti, tidak akan ada masa laluku yang akan mengusik masa depan kita. Tidak akan aku biarkan rasa cemburu mengganggu kita kelak, aku berjuang setiap saat untuk memantaskan dan membahagiakanmu.
Setiap lelahku, setiap langkahku, aku berikan semua kepada Tuhan agar Ia merawatmu, selalu.
Hatiku tidak pernah ragu atas janji-Nya...
Kepada April, tidak akan ada yang aku rahasiakan padamu, tidak akan ada kebohongan yang kau pertanyakan nanti kepadaku.
Dalam hening do'aku semoga nanti kamu tidak merasakan sakit yang pernah aku alami, diberikan penjagaan, dan Tuhan meluruskan jalanku, juga jalanmu.
Aku ingin bisa diterima dalam keutuhan dengan ketidak-utuhanku ini. Aku ingin kita bisa saling memiliki tanpa ragu dan tanya.


Kepada April, ada banyak tempat yang telah kusinggahi, tapi yang kuharapkan kau tetap menjadi tempatku untuk pulang.

Kepada April, izinkan aku untuk membahagiakan yang harus aku bahagiakan saat ini terlebih dahulu, aku ingin berbakti kepada sosok-sosok hebat dihidupku. Tak ada lagi yang aku punya selain mereka, do'a dan restu dari merekalah yang akan mengantarkanku kepadamu.
Aku harap Tuhan dapat mempermudah jalanku untuk menunaikan kewajibanku dan baktiku kepada mereka.

April... yakinkan aku bahwa kau memang ada.

Kini kita tidak lagi menyapa, aku rindu berbagi tawa dengan April.
Dan kini tidak perlu menjelaskan apa pun tentang pergimu, biar kutebak sendiri, apa pun itu akan kubuat sebahagia mungkin.
Karena kehilangan itu pasti. Manusia hanya bisa meminta agar tetap dibersamakan. Perihal dikabulkan atau tidaknya doa kita, itu terserah tuhan

Rela bersabar demi sebuah nama...
April kau akan selalu ku rindu.








Sabtu, 7 April 2018. APRIL - NUGROHO TRI WIBOWO

Untuk April
Dari yang selalu merindukanmu
Selama kamu bahagia, aku juga akan bahagia, cintailah sesedarhana itu.

( Dan ini adalah bentuk rasa syukurku atas lillah tuhan yang maha esa, disampaikan kepada beliau, yang aku sebut Ibu dan Bapak 21 tahun silam. Aku april, dan ini untuk aprilmu dan bahagiamu. Salam~ )

Karya : Nugroho Tri Wibowo