JENDELA RINDU

Nugroho Tri Wibowo
Karya Nugroho Tri Wibowo Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 16 Maret 2018
JENDELA RINDU

JENDELA RINDU

Di jendela itu aku selalu mengenang rindumu sendiri, tanpa ada hadirmu disebelahku, mungkin selalu, dan akan tetap seperti itu.

Apa kamu masih ingat kapan terakhir kali kamu merinduku?
Sudah lama aku rasa. Katamu rindu itu tidak berat, tidak seberat pengorbanan menahannya, menahan angan ingin bertemu.

Kenapa aku selalu merasa rindumu sampai didekapku, padahal selang sedetikpun kamu memikirkanku saja aku rasa tidak.
Tapi nyatanya memikirkanmu itu sudah menjadi kegiatan sehari-hari pikiranku.

Apa boleh buat, nyatanya rindu tetap saja merindu, tanpa bisa terwakilkan oleh siapapun.
Sekalipun merindu yang tidak seharusnya ku rindu.
Tidak ada yang salah menurutku, juga jangan salahkan rinduku, karena salah menempatkan posisi rinduku kepada orang yang tidak tepat.

Ini bukan prihal sudah atau belumnya melupakan. Ini tentang rindu pada seorang.
Aku bukan lagi orang yang sama, sesaat setelah kamu bertingkah untuk tak lagi melanjutkan angan yang telah beterbangan dengan liarnya di angkasa.
Aku bukan lagi orang yang sama, setelah semua yang telah kulakukan hanya sebatas persinggahan yang rindang untukmu berkeluh kesah.
Tapi aku masih orang yang sama sebagai seorang teman; jauh sebelum aku menjelma sebagai seseorang yang pernah ada, pernah bersua, pernah merasa rindu yang membuncah, dan pernah berteriak lepas yang kala itu begitu menggema, bukan hanya sekedar angan.

Kita, adalah dua kata yang terbentuk dari aku dan kamu. Kita adalah dua makhluk yang pernah bahagia bersama walaupun sesaat. Kita adalah dua pasang mata yang sempat berbagi rasa, cinta, dan cerita.




Rindu... ayolah mengerti, laraku semakin menjadi ketika mengingat hangat pelukmu.

Terkadang cinta memang begitu menyakitkan, tapi karena cinta juga, kamu selalu temukan dirimu tersenyum tanpa alasan.

Aku sepakat, tentang sebuah kisah; langit senja tak lagi sama
Aku yang salah merindumu, kamu yang sudah berbahagia dengan dia.








Surabaya, 18 Maret 2018. JENDELA RINDU - Nugroho Tri Wibowo

  • view 117